Feby Novalius
, Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2026 |10:51 WIB

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyoroti gimana perkembangan teknologi . (Foto: Okezone.com/BRI)
JAKARTA - Perkembangan teknologi kepintaran buatan alias artificial intelligence (AI) mendorong industri perbankan memasuki fase transformasi baru. Layanan finansial sekarang tidak lagi hanya bertumpu pada jaringan fisik, tetapi bergerak menuju model jasa nan semakin terhubung dengan ekosistem digital dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Kondisi tersebut membikin perbankan perlu terus berevolusi agar tetap relevan di tengah perubahan perilaku pengguna dan dinamika industri nan berkembang cepat.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyoroti gimana perkembangan teknologi telah mengubah industri perbankan, mulai dari pola hubungan nasabah, model pengedaran layanan, hingga kejuaraan industri finansial nan sekarang semakin berbasis ekosistem digital.
Menurut Hery, perbankan terus berubah dan mengalami evolusi. Ia lantas mengutip penjelasan penulis terkemuka Brett King nan banyak menulis soal perbankan. Pada era bank 1.0, jasa dasar bank adalah transaksi hanya menggunakan cek dan giro. Kemudian era bank 2.0, muncul penggunaan automatic teller machine (ATM) nan dapat melayani pengguna 24 jam sehari, 7 hari seminggu (24/7).
"Kemudian bank 3.0 itu adalah mengenai juga dengan internet banking. Jadi pengguna mungkin tidak perlu lagi datang ke bagian bank misalnya. Bagi pengguna korporasi, mereka bisa melakukan transaksi dari instansi dengan internet banking," kata Hery.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·