Dinsos Beri Bantuan ke 85 KK Korban Kebakaran Bedeng di Denpasar

Sedang Trending 46 menit yang lalu
Kondisi pasca-kebakaran di Jalan Nakula, Denpasar Barat, Rabu (2/9/2026). Tampak police line sudah dipasang melintangi tempat kejadian perkara. Foto: Sandra Gisela/kumparan

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar mencatat sebanyak 85 KK terdampak dari musibah kebakaran di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar. Data tersebut dihimpun dari posko pengungsian di Musala Al-Ikhlas, pada Rabu (2/9). Namun, jumlah korban tetap berpotensi bertambah seiring pendataan

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kota Denpasar, I Gusti Ketut Sudiatmika, mengungkap terdapat beberapa family nan mengungsi secara berdikari ke kerabat terdekatnya.

"Kami juga bakal berkoordinasi dengan provinsi juga lantaran KK-nya sebagian besar itu dari luar Bali. Kami perlu komunikasikan untuk pemulangan (ke family terdekat)" kata Sudiatmika ketika berada di letak kebakaran, Rabu (2/9).

Untuk para pengungsi, Dinsos Denpasar telah memberikan perlengkapan family (family kit) nan berisikan perlengkapan dasar rumah tangga, seperti perlengkapan mandi dan istirahat. Selain itu, terpal juga terlihat dibagikan.

Sudiatmika mengatakan, Dinsos juga menyediakan jasa kesehatan untuk korban dan jasa manajemen untuk mengurus arsip krusial bagi family nan kehilangan.

Di samping Dinsos, tampak banyak pihak termasuk relawan nan terus memberikan support berupa makanan, minuman, dan busana di posko.

"Kami lakukan pendataan, sehingga info itu ketahuan apa saja nan hilang. Nanti kami rangkum jadi satu data, kami lampirkan suratnya dan ajukan ke kepolisian agar dapat surat keterangan lenyap alias kebakaran itu, akibat bencana," jelasnya.

Kondisi pasca-kebakaran di Jalan Nakula, Denpasar Barat, Rabu (2/9/2026). Tampak police line sudah dipasang melintangi tempat kejadian perkara. Foto: Sandra Gisela/kumparan

Mengenai kepemilikan lahan, Sudiatmika mengatakan, berasas pendataan dari Dinsos Kota Denpasar, korban mengontrak di gedung semi-permanen nan terletak di tempat tersebut. Kepemilikan dari bangunan-bangunan nan ada di sana berkarakter perorangan.

"Ada nan punya (lahannya). Kami tetap juga berupaya menghubungi melalui Kadis. Kemarin kami hubungi siapa nan punya lahannya," ungkap Sudiatmika.

Sampai saat ini, pemadaman bedeng di Jalan Nakula tetap terus berlangsung. Mobil pemadam kebakaran dan water cannon dari kepolisian terus bekerja memadamkan sisa-sisa api.

Pantauan pukul 14.00 WITA, kepulan asap di puing-puing gedung bedeng tetap terlihat tebal. Namun, tidak banyak titik-titik api nan terlihat.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan