Digitalisasi Saham Konvensional ke Bentuk Token Diprediksi Meningkat

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Digitalisasi Saham Konvensional ke Bentuk Token Diprediksi Meningkat Ilustrasi(Magnific.com)

Platform pertukaran kripto global, Bitget, resmi meluncurkan Bitget Stocks 2.0, sebuah penemuan produk perdagangan saham konvensional nan telah dikonversi menjadi aset mata uang digital (saham berbentuk token). Melalui sistem teranyar ini, perdagangan saham token tersebut sekarang terhubung langsung dengan likuiditas nyata dari pasar ekuitas Amerika Serikat (AS).

Produk mata uang digital berbasis aset bumi nyata alias Real World Asset (RWA) ini diterbitkan oleh Reality, sebuah platform publikasi RWA berlisensi resmi. Perdagangannya didukung penuh oleh prasarana keamanan aset dan ekosistem milik Bitget.

CEO Bitget, Gracy Chen, mengungkapkan bahwa digitalisasi saham konvensional ke dalam corak token merupakan jembatan masa depan nan tengah dibangun oleh industri mata uang digital untuk menghubungkan pasar finansial global.

"Menjelang tahun 2030, kita mungkin bakal memandang lebih dari 10 persen aset finansial dunia ditokenisasi. Proses ini bakal didorong oleh platform-platform nan melandaskan diri pada akses, kedalaman pasar, dan kepatuhan regulasi," ujar Gracy Chen dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/6/2026).

Pembaruan pada jenis Stocks 2.0 ini berfokus pada tiga pilar utama, ialah kedalaman likuiditas nan lebih tinggi, pemetaan ekonomi 1:1 terhadap pergerakan aset saham dasarnya, serta fungsionalitas token saham nan lebih luas di dalam platform kripto.

Sistem baru ini dirancang untuk memangkas halangan perdagangan (trading friction) sehingga eksekusi order saham luar negeri bisa melangkah jauh lebih sigap melalui aplikasi. Guna mempermudah transaksi, Bitget memfasilitasi perdagangan langsung menggunakan mata duit mata uang digital stabil (stablecoin) berkode USDT.

Menariknya, para pemegang saham token ini tetap bakal mendapatkan kewenangan ekonomi layaknya penanammodal saham konvensional. Dividen tunai nan dibagikan oleh perusahaan AS nantinya bakal otomatis dikonversi menjadi USDT dan langsung dikirimkan ke saldo akun pengguna.

Sementara itu, tindakan korporasi emiten seperti pemecahan saham (stock split) maupun penggabungan saham (reverse stock split) bakal dipetakan secara presisi agar nilai aset pengguna tetap selaras dengan pasar saham aslinya.

Token saham nan memenuhi syarat sekarang juga dapat digunakan sebagai agunan dalam sistem akun margin terpadu Bitget. Pengguna dapat memanfaatkan aset RWA ini untuk menjalankan fitur perdagangan otomatis seperti grid spot, grid futures, copy trading, hingga produk penghasil imbal hasil (yield).

Dari sisi efisiensi modal, Bitget menawarkan struktur biaya nan diklaim paling kompetitif di pasar RWA saat ini. Tarif dasar perdagangan dipatok sebesar 0,1 persen.

Namun, untuk biaya Maker/Taker, pengguna bisa menikmati tarif setara tingkat VIP berupa biaya tetap 0,05 persen jika bertransaksi menggunakan token original Bitget (BGB), serta bebas dari biaya manajemen tambahan lainnya.

Langkah ini mempertegas komitmen Bitget dalam memperluas cakupan produk finansial berbasis kripto, mulai dari saham dan ETF nan ditokenisasi, produk berjangka (futures), hingga akses investasi perusahaan nan belum melantai di bursa (pra-IPO). (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑