Dicari-cari Prabowo, KDM Beri Kabar Sedang Padamkan Karhutla Ciremai

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengonfirmasi ketidakhadirannya dalam aktivitas Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Jakarta, Kamis (22/10).

Keberadaan KDM di aktivitas itu sempat jadi sorotan. Ia dicari oleh Presiden Prabowo Subianto ketika hendak memberikan sambutan. 

Dedi dalam akun sosial medianya mengungkap ketidakhadirannya lantaran sedang memimpin langsung pemadaman kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di area Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dedi, keputusan untuk berada di lapangan merupakan pengarahan prioritas nan disarankan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia juga mengaku telah melapor secara resmi kepada Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

"Saya sampaikan bahwa penanganan kebakaran Ciremai itu merupakan konsentrasi prioritas nan disarankan oleh Pak Mensesneg. Saya juga sudah lapor ke Pak Seskab," ujar Dedi.

Sebelumnya, dalam momen pengarahan di JIExpo Jakarta, Presiden Prabowo sempat mencari keberadaan orang nomor satu di Pemprov Jawa Barat tersebut di hadapan para kepala wilayah nan hadir.

"Ke mana KDM? nan paling dekat enggak datang malah. Pasti sibuk," tutur Presiden Prabowo saat menyapa peserta Rakornas TPAKD.

Terkait penanganan terkini karhutla Gunung Ciremai di lapangan, Dedi mengungkapkan bahwa kobaran api di area gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut saat ini telah sukses diisolasi sehingga tidak meluas ke area sekitarnya.

Guna mempercepat proses pemadaman total di medan terjal, Pemprov Jabar telah berkoordinasi dengan Wakil Menteri Pertahanan, Panglima TNI, hingga Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) untuk menerjunkan unit helikopter pemadam.

"Hari ini heli bakal segera turun dari Bogor, satu ke Kertajati, dua ke Pangkalan Sukani Majalengka. Dari situ Heli bakal menggunakan water bombing melakukan penanganan kebakaran agar apinya padam dan tidak lagi menjalar ke beragam tempat," kata Dedi.

Selain armada udara, sebanyak 1.000 personel campuran dari unsur TNI, Polri, dan relawan masyarakat dikerahkan untuk mengoptimalkan sekatan serta kanal alami di lereng gunung.

"Hari ini ada 1.000 penduduk TNI, Polri, relawan nan kami kerahkan untuk memfungsikan kanal sebagai upaya melakukan penanganan kebakaran secara komprehensif. Ke depan jika ada kebakaran lagi, jika kanalnya sudah terbangun dengan baik, tapi kanal alamiahnya dioptimalkan, kebakaran tidak bakal menjalar ke mana-mana," ucap Dedi.

Ia juga kembali mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan aktivitas pemicu karhutla serta bersama-sama merawat kelestarian alam lingkungan.

"Untuk itu, saya ucapkan terima kasih, mari kita bersama-sama menjaga dan merawat alam kita. Karena kita adalah bagian dari alam, alam tidak memerlukan kita, tapi kita nan memerlukan alam," tutur Dedi menambahkan.

(antara/wis)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑