Trofi Piala Dunia(AFP)
FENOMENA pemain diaspora menjadi salah satu wajah paling menonjol di Piala Dunia 2026. Banyak tim memanfaatkan pemain dengan latar belakang lintas negara untuk memperkuat skuad dan mengejar prestasi di panggung global.
Piala Dunia 2026 menghadirkan cerita baru tentang keberagaman dan identitas di sepak bola. Banyak pemain nan tampil di turnamen ini mempunyai kesempatan memihak lebih dari satu negara lantaran aspek kelahiran maupun garis keturunan keluarga.
Salah satu kisah datang dari gelandang Swedia Yasin Ayari. Saat mencetak gol tujuh menit setelah menjalani debut di Piala Dunia melawan Tunisia, Ayari memilih mengangkat tangan sebagai corak permintaan maaf, bukan merayakan gol tersebut.
Ayari lahir di Swedia, tetapi mempunyai darah Tunisia dari sang ayah. Ia juga sebenarnya dapat memihak Maroko nan merupakan negara asal ibunya. "Itu pertandingan nan spesial bagi saya, lantaran itu saya tidak merayakan gol pertama lantaran saya sangat merasakan kedekatan dengan negara itu (Tunisia), saya mencintai negara ini," ujar Ayari.
Perekrutan pemain berkewarganegaraan dobel sekarang menjadi bagian krusial dalam upaya meraih kesuksesan di level internasional. Dari total 1.248 pemain nan dipanggil ke Piala Dunia 2026, nyaris seperempat di antaranya memihak negara nan berbeda dengan tempat kelahiran mereka. Maroko nan empat tahun lampau menjadi negara Afrika pertama nan mencapai semifinal Piala Dunia sekarang kembali menyimpan angan besar untuk mengulang apalagi melampaui pencapaian tersebut.
Saat menahan seri Brasil 1-1 pada laga pembuka, Maroko mencatat sejarah sebagai tim pertama di Piala Dunia nan pada satu fase pertandingan menurunkan seluruh sebelas pemain nan lahir di luar negara tersebut.
Kisah serupa terlihat dari Curacao nan menjalani penampilan berhistoris di Piala Dunia. Negara kepulauan Karibia dengan populasi sekitar 160 ribu jiwa itu banyak ditopang hubungan historis dengan Belanda.
Dari 26 pemain nan dibawa, 25 di antaranya lahir di Belanda. Tim tersebut juga ditangani mantan pembimbing Belanda Dick Advocaat. "Kami mempunyai hati dari tanah air kami. Dan kami tumbuh melalui akademi muda Belanda. Itu kombinasi nan bagus," kata penyerang Jurgen Locadia setelah Curacao menahan Ekuador 0-0 dan meraih poin pertama mereka di Piala Dunia.
Fenomena diaspora juga terlihat dari hadirnya tujuh pasangan kerabat di turnamen ini, dengan empat pasangan memilih memihak negara berbeda. Penyerang Paris Saint Germain Desire Doue memperkuat Prancis, sedangkan kakaknya Guela Doue memihak Pantai Gading. Sementara itu, John Souttar dan Harry Souttar tampil untuk Skotlandia dan Australia. Nico Williams memilih Spanyol, sedangkan kakaknya Inaki Williams memperkuat Ghana berbareng Derrick Luckassen nan merupakan kerabat tiri penyerang Belanda Brian Brobbey.
Kejutan lain datang dari Tanjung Verde nan sukses menahan seri Spanyol dan Uruguay pada dua laga awal. Di lini belakang mereka terdapat Roberto "Pico" Lopes, pemain nan lahir di Dublin dari ibu asal Irlandia dan ayah berdarah Tanjung Verde.
Lopes direkrut melalui jejaring ahli LinkedIn, tetapi baru berasosiasi setelah kesempatan kedua lantaran sempat mengabaikan pesan pembimbing Rui Aguas nan ditulis dalam bahasa Portugis, bahasa nan tidak dia kuasai. Australia juga mempunyai kisah serupa melalui Nestory Irankunda nan mencetak gol pembuka saat menang 2-0 atas Turki.
Irankunda lahir di kamp pengungsi di Tanzania dari orang tua asal Burundi nan melarikan diri dari perang kerabat sebelum akhirnya pindah ke Perth saat dia tetap bayi. Cerita cerita tersebut menjadi simbol kuat peran migrasi dan keberagaman di tengah penyelenggaraan Piala Dunia nan juga diwarnai rumor pembatasan.
Wasit asal Somalia Omar Artan dilaporkan tidak mendapat izin masuk ke Amerika Serikat. Selain itu, empat peserta ialah Haiti, Iran, Pantai Gading, dan Senegal menghadapi pembatasan perjalanan dan visa dari Amerika Serikat. FIFA sendiri mulai memberi ruang lebih besar kepada pemain muda nan menghadapi pilihan susah dalam menentukan negara nan bakal dibela.
Pemain berumur di bawah 21 tahun sekarang dapat mengganti asosiasi jika baru mempunyai maksimal tiga penampilan di level senior dan belum tampil di turnamen besar. Perubahan patokan itu juga dimanfaatkan negara besar.
Declan Rice nan bakal menjalani laga ke-75 berbareng Inggris melawan Ghana sempat tiga kali tampil untuk Republik Irlandia sebelum memilih memihak The Three Lions.
Jamal Musiala juga pernah memperkuat tim golongan umur Inggris sebelum akhirnya bermain untuk Jerman. Bintang Bayern Muenchen Michael Olise lahir di London dari ayah berdarah Inggris Nigeria dan ibu keturunan Prancis Aljazair. "Saya sebenarnya berasal dari empat negara: Prancis, Aljazair, Nigeria dan Inggris. Saya menganggap diri saya sangat beruntung mempunyai empat bagian itu nan semuanya memperkaya saya," ujar Olise dalam wawancara dengan majalah personil Bayern. (Ndf/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·