Di Banten Kemendikdasmen Konsolidasikan UPT untuk Implementasi Edukasi Gizi MBG di Satuan Pendidikan

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Di Banten Kemendikdasmen Konsolidasikan UPT untuk Implementasi Edukasi Gizi MBG di Satuan Pendidikan Ilustrasi(Dok Istimewa)

EDUKASI gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bagian krusial dalam membangun kebiasaan hidup sehat dan pembentukan karakter peserta didik sejak usia sekolah. Edukasi tidak hanya memberikan pemahaman tentang konsumsi gizi seimbang, tetapi juga membiasakan peserta didik menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, memahami pentingnya keamanan pangan, serta membangun kebiasaan positif sebagai bagian dari tumbuh kembang dan kesiapan belajar nan optimal.

Untuk memastikan edukasi gizi dalam penyelenggaraan MBG dapat diterapkan secara lebih luas di satuan pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Direktorat SMP, Ditjen PAUD Dikdas dan PNFI menyelenggarakan Rapat Koordinasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Implementasi Edukasi Gizi bagi Satuan Pendidikan pada 19–21 Agustus 2026 di Serpong, Banten. Kegiatan ini menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman, membangun sinergi, dan menyusun langkah tindak lanjut antara pemerintah pusat dan UPT di wilayah dalam mendampingi penerapan edukasi gizi dan MBG di satuan pendidikan.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, menjelaskan bahwa Kemendikdasmen mempunyai peran dalam mendukung penyelenggaraan MBG di satuan pendidikan, antara lain melalui penyiapan info peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan sebagai penerima faedah serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung seperti UKS, toilet, sanitasi, dan air bersih.

Menurut Gogot, edukasi gizi merupakan bagian nan tidak terpisahkan dari penyelenggaraan MBG. Kemendikdasmen telah menyiapkan modul, petunjuk teknis, panduan, dan contoh aktivitas nan dapat diterapkan melalui aktivitas intrakurikuler, ekstrakurikuler, kokurikuler, pembiasaan makan sehari-hari dan pada saat makan. Ia memandang edukasi sejak usia awal sebagai investasi nan krusial untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan dalam jangka panjang.

“Investasi sejak usia awal pendidikan edukasi itu krusial untuk menjaga kesehatan masyarakat kita. Tugas nan krusial sekarang adalah gimana kita mendiseminasikan modul-modul edukasi gizi, pedoman MBG, ke satuan pendidikan melalui penguatan UKS,” ujarnya.

Gogot selanjutnya mendorong UPT untuk meneruskan penguatan edukasi gizi kepada pemerintah wilayah dan satuan pendidikan. Menurutnya, UPT mempunyai peran krusial dalam menyebarluaskan beragam pedoman dan contoh aktivitas nan telah disiapkan di tingkat pusat sekaligus mengembangkan praktik baik sesuai dengan karakter wilayah masing-masing.

Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), Mariman Darto, mengatakan penyelenggaraan MBG di satuan pendidikan perlu dipahami sebagai bagian dari upaya nan lebih luas. Menurutnya, program tersebut perlu diintegrasikan dengan edukasi mengenai keamanan pangan, pendidikan karakter, dan pengetahuan gizi. Pemenuhan gizi peserta didik perlu diiringi dengan perubahan kebiasaan dan penguatan karakter.

“Literasi gizi bukan hanya soal pengetahuan anak nan meningkat, tapi memastikan aksesibilitas terhadap sumber pengetahuan,” jelasnya.

Mariman menjelaskan bahwa literasi gizi tidak hanya berangkaian dengan meningkatnya pengetahuan anak, tetapi juga perlu didukung dengan akses terhadap sumber pengetahuan nan memadai. Karena itu, satuan pendidikan didorong untuk mengembangkan beragam corak edukasi gizi nan sesuai dengan kondisi dan kekhasan masing-masing wilayah.

Menurutnya, UPT mempunyai peran krusial dalam membangun ekosistem sekolah nan mendukung literasi gizi, termasuk melalui pelibatan family dan komite sekolah. Dalam penyelenggaraan MBG, edukasi dan pembiasaan dapat dilakukan melalui beragam kegiatan, seperti makan bersama, mencuci tangan, budaya antre, bermohon sebelum makan, literasi gizi, hidup bersih dan rapi, serta memastikan makanan dikonsumsi di tempat.

“Peran UPT membangun ekosistem sekolah dengan literasi gizi itu penting. _Parenting_ gizi pada family juga krusial melalui komite sekolah. Esensi MBG bukan hanya memberi makan, tapi aktivitas pembangunan karakter,” ujarnya.

Direktur Sekolah Menengah Pertama, Mega Hapsari, menyampaikan bahwa aktivitas tersebut mempunyai posisi strategis lantaran mempertemukan para penanggung jawab aktivitas SMP di UPT dan penanggung jawab aktivitas peserta didik alias UKS nan mengampu penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan berbagi praktik baik antardaerah, mengingat setiap wilayah mempunyai karakter masing-masing.

Mega menekankan pentingnya penguatan edukasi gizi agar dapat diterapkan secara lebih luas di satuan pendidikan. Kemendikdasmen juga telah menyediakan pedoman nan dapat menjadi referensi bagi satuan pendidikan dalam mendukung edukasi gizi dan penyelenggaraan MBG.

Kemendikdasmen telah melakukan studi akibat penyelenggaraan MBG melalui kerjasama dengan Center of Excellence IPB dan Tanoto Foundation. Studi tersebut dilakukan di Riau dan Jawa Tengah untuk memandang akibat penyelenggaraan MBG dari beragam perspektif pandang.

“Kami berambisi edukasi gizi ini bisa lebih masif dilaksanakan. Panduan modul kantin sekolah dan penyelenggaraan MBG sudah komplit dan disesuaikan dengan perkembangan sekarang,” jelasnya.

Kegiatan nan melibatkan UPT dari 34 provinsi ini menjadi ruang untuk menyelaraskan kebijakan, berbagi praktik baik, mengidentifikasi kendala, serta menyusun rencana tindak lanjut penerapan edukasi gizi di daerah. Melalui kerjasama Kemendikdasmen, BGN, UPT, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan mitra terkait, edukasi gizi diharapkan dapat diterapkan secara lebih masif dan berkepanjangan untuk mendukung peserta didik tumbuh sehat dan berkarakter. Pelibatan UPT tersebut ditujukan untuk memperkuat kapabilitas pendampingan, menyelaraskan penerapan di daerah, serta menyusun rencana tindak lanjut penyelenggaraan edukasi gizi. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia