Jakarta -
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar berbincang kerukunan nan menjadi modal dasar pembangunan. Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh kepercayaan nan konsisten membina umat dan kerukunan bangsa.
"Secara unik kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh kepercayaan nan terus konsisten dalam membina umat hingga kerukunan bangsa tetap terawat. Ini krusial lantaran kerukunan adalah modal dasar pembangunan," kata Nasaruddin Umar dalam pidatonya dalam aktivitas Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).
Nasaruddin berterima kasih Kementerian Agama dapat berkontribusi menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), program cek kesehatan cuma-cuma hingga penerapan kurikulum International Baccalaureate Diploma Program. Dia mengatakan investasi terbesar menyongsong Indonesia Emas 2045 adalah membangun sumber daya manusia (SDM).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kementerian Agama berterima kasih dapat berkontribusi menyukseskan beragam program prioritas Presiden sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Program makan bergizi cuma-cuma telah memberikan faedah kepada lebih dari 11 juta siswa dan santri dan program cek kesehatan cuma-cuma telah menjangkau lebih dari 1,2 juta siswa dan santri," kata Nasaruddin.
"Kita juga berbesar hati lantaran sejumlah Madrasah Aliyah Negeri dipercaya menjadi bagian daripada program Sekolah Unggulan Garuda Transformasi dan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong telah mengimplementasikan kurikulum International Baccalaureate Diploma Program," imbuhnya.
Nasaruddin juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas atensi dan keberpihakan terhadap bumi pesantren. Di antaranya pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren dan support bagi penguatan ekonomi pesantren.
"Secara unik kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas keberpihakan nan nyata terhadap bumi pesantren. Di antaranya adalah pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren dan support bagi penguatan ekonomi pesantren. Sejak dulu pembinaan pondok pesantren hanya dilakukan setingkat direktorat eselon dua, tapi sekarang Bapak Presiden Prabowo meningkatkan menjadi Direktorat Jenderal. Kita tepuk tangan kepada beliau," puji Nasaruddin.
Lebih lanjut, Nasaruddin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan nan datang di Monas malam ini. Dia mengatakan zikir dan angan ini merupakan ungkapan rasa syukur atas hidayah kemerdekaan Indonesia.
"Mudah-mudahan angan kita malam ini diijabah, dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dan dengan demikian bangsa kita Insyaallah bakal mencapai puncaknya seperti nan pernah dicita-citakan oleh para pendiri bangsa kita," ujarnya.
(mib/wnv)
7 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·