Jakarta, CNN Indonesia --
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap total 8 orang terduga teroris golongan Ansharut Daulah (AD) di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).
Juru Bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana menyebut penangkapan dilakukan interogator pada Rabu (6/5) awal hari sekitar pukul 01.30 hingga 03.30 WITA di wilayah Poso dan Parigi Moutong.
"Densus 88 AT Polri telah melakukan aktivitas penegakan norma terhadap delapan orang jaringan Jamaah Anshoru Daulah (JAD)," ujarnya dalam keterangan tertulis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mayndra mengatakan kedelapan tersangka itu diduga terafiliasi dengan golongan teror dunia ISIS untuk wilayah Sulteng.
Ia merincikan untuk letak Poso, interogator total menangkap 4 tersangka ialah R (32), AT (29), RP (32) dan ZA (37). Sedangkan 4 lainnya ialah A (43), A (46), S (47) dan DP (39) di Parigi Moutong.
Ia menyebut dari hasil investigasi para tersangka terbukti terlibat dalam penyebaran propaganda terorisme melalui media sosial. Termasuk pengunggahan konten berupa gambar, tulisan, maupun video nan berangkaian dengan mengerti radikal dan terorisme.
Selain aktivitas propaganda digital, Mayndra menyebut para tersangka juga diduga terlibat dalam beragam aktivitas terorisme lainnya.
Ia menambahkan operasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan mengerti radikal dan untuk menjaga stabilitas keamanan nasional dari ancaman tindak pidana terorisme.
"Densus 88 AT Polri tetap melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut," pungkasnya.
(tfq/gil)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·