Dengan sistem backwash, Hotel di Jogja Ini Pangkas Konsumsi Air Hingga 45 Persen

Sedang Trending 1 jam yang lalu
THE 1O1 Yogyakarta Tugu, hotel bintang empat nan berada di area Jalan Margo Utomo, pusat Kota Yogyakarta. Foto: Dok.Istimewa

Efisiensi di industri perhotelan sering kali terdengar sebagai konsep besar. Namun di THE 1O1 Yogyakarta Tugu, perubahan justru dimulai dari perihal paling mendasar: keran air.

Dalam lima tahun terakhir, hotel bintang 4 ini sukses menekan penggunaan air hingga 45 persen. Capaian tersebut merupakan hasil dari beragam langkah teknis nan diterapkan secara konsisten di seluruh operasional.

“Semula kita tidak mengarah kepada bahwa ini adalah sesuatu green, tapi kita bicara adalah efisien,” kata General Manager THE 1O1 Yogyakarta Tugu, Wahyu Wikan Trispratiwi.

Pernyataan tersebut menggambarkan pendekatan hotel dalam menjalankan efisiensi operasional. Langkah-langkah nan dilakukan berangkat dari kebutuhan sehari-hari, kemudian berkembang menjadi sistem nan lebih terstruktur.

General Manager THE 1O1 Yogyakarta Tugu, Wahyu Wikan Trispratiwi. Foto: Pandangan Jogja

Salah satu upaya nan diterapkan adalah pemasangan regulator pada setiap keran untuk mengontrol debit air tanpa mengurangi kenyamanan tamu. Selain itu, hotel juga mengoperasikan sistem backwash untuk menyaring air kolam dan air tanah.

Air nan telah melalui proses penyaringan namun tidak dapat digunakan kembali untuk kegunaan awal dialihkan untuk kebutuhan lain, seperti penyiraman tanaman dan pencucian peralatan operasional.

“Nah, air nan tidak bisa digunakan itu lantaran mungkin sudah terlalu kotor sehingga tidak mungkin kembali lagi ke kolam. Itu kita lakukan pencucian lagi dan kita gunakan untuk kepentingan penyiraman tanaman, pencucian untuk alat-alat,” ujar Wikan.

instagram embed

Selain pengelolaan air, efisiensi juga diterapkan pada penggunaan energi. Hotel dengan 150 bilik ini mencatat penurunan konsumsi daya rata-rata sekitar 2 persen setiap tahunnya.

Upaya tersebut dijalankan melalui perubahan kebiasaan kerja, dengan melibatkan seluruh tenaga kerja untuk memastikan lampu dan pendingin ruangan dimatikan saat area tidak digunakan.

“Dimulai dari perihal nan sederhana mendapatkan akibat nan luar biasa untuk memberikan lingkungan terbaik ataupun gimana kita melakukan menghemat daya secara baik ya,” lanjut Wikan.

Beberapa penghargaan nan diraih THE 1O1 Yogyakarta Tugu. Foto: Pandanagan Jogja

Konsistensi dalam penerapan efisiensi tersebut mengantarkan hotel ini meraih penghargaan Silver Winner kategori Sustainable Hotel Bintang 4 dalam arena Wonderful Indonesia Award 2025 nan diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Sebelumnya, pada 2017, hotel ini juga memperoleh sertifikasi EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies), nan menilai efisiensi dalam penggunaan energi, air, dan material bangunan.

Dalam industri perhotelan, daya merupakan salah satu komponen biaya operasional terbesar setelah tenaga kerja. Penurunan konsumsi daya dan air berkontribusi pada efisiensi biaya sekaligus pengelolaan sumber daya nan lebih terkendali.

“Ketika kita sudah mendapatkan sertifikat, sudah mendapatkan award, itu nan justru krusial adalah gimana kita melakukan action. Tidak hanya memajang certificate ataupun plakat itu di tembok ataupun di depan hotel, tidak. Tapi gimana tindakan itu bisa dilakukan terus-menerus untuk menjaga alam ini,” tegas Wikan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan