Jakarta -
Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI meningkatkan perlindungan terhadap penduduk negara Indonesia (WNI) di sejumlah negara Eropa. Hal ini menyusul gelombang demonstrasi nan terjadi di Prancis, Portugal, Italia, Belgia, hingga Albania.
Sukamta meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di negara-negara tersebut meningkatkan kewaspadaan dan memantau perkembangan situasi keamanan.
"Kita menghormati proses kerakyatan dan dinamika politik dalam negeri negara-negara sahabat. Namun, pemerintah juga kudu mengantisipasi kemungkinan memburuknya situasi nan dapat mengganggu keamanan penduduk negara kita di sana," kata Sukamta dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sukamta menjelaskan, demonstrasi di sejumlah negara Eropa dipicu beragam persoalan, mulai dari tekanan ekonomi, kenaikan biaya hidup, kebijakan pendidikan, hingga ketidakpuasan terhadap pemerintah. Aksi di beberapa letak apalagi diwarnai bentrok dengan abdi negara keamanan.
Menurut Sukamta, Kemenlu perlu memastikan perwakilan RI terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan memberikan info terkini kepada WNI, terutama mengenai wilayah nan berpotensi terdampak demonstrasi.
Perhatian unik juga perlu diberikan kepada mahasiswa, pekerja migran, dan visitor Indonesia nan berada di negara-negara tersebut.
"Jangan sampai kita terlambat mengetahui ada penduduk kita nan mengalami kesulitan. KBRI dan KJRI kudu memastikan jalur komunikasi darurat mudah dihubungi dan support konsuler bisa segera diberikan andaikan diperlukan," ujarnya.
Sukamta juga meminta perwakilan RI aktif menjalin komunikasi dengan organisasi WNI dan organisasi mahasiswa Indonesia untuk memastikan kebutuhan serta kondisi mereka tetap terpantau.
WNI Diminta Hindari Lokasi Demonstrasi
Sukamta mengimbau WNI nan berada di negara-negara tersebut agar tetap tenang dan mengikuti info resmi dari perwakilan RI. WNI juga diminta menghindari letak demonstrasi nan berpotensi diwarnai bentrok serta mematuhi ketentuan otoritas setempat.
Politikus PKS itu mengingatkan tekanan ekonomi dan ketidakpuasan masyarakat di sejumlah negara Eropa perlu terus dipantau lantaran berpotensi memicu tindakan demonstrasi lanjutan.
"Kita berambisi situasi di negara-negara tersebut segera membaik. Tetapi pemerintah kudu tetap waspada dan siap menghadapi beragam kemungkinan. Keselamatan penduduk negara Indonesia kudu menjadi perhatian utama," imbuhnya.
(azh/rfs)
49 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·