Polda Metro Siapkan 9.505 Personel Kawal Aksi Massa di Monas

Sedang Trending 53 menit yang lalu

Jakarta -

Polda Metro Jaya menyiapkan personel untuk memberikan pelayanan dan pengamanan tindakan massa di area Monas, Jakarta Pusat hari ini. Total 9.505 personel campuran disiagakan untuk mengawal tindakan massa agar melangkah kondusif dan tertib.

Hal ini disampaikan Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto saat memimpin apel berbareng Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi di lapangan Monas, Jakarta Pusat pagi tadi. Adapun, 9.505 personel campuran nan disiapkan, terdiri atas 7.660 personel Polri, 1.540 personel TNI, 135 personel Pemda DKI Jakarta, dan 170 personel pengamanan dalam (Pamdal).

Kapolda menyampaikan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan kewenangan setiap penduduk negara nan kudu dihormati dan difasilitasi. Kehadiran TNI-Polri di tengah masyarakat merupakan corak pelayanan untuk memastikan setiap penduduk dapat menjalankan kewenangan dan aktivitasnya dengan aman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Konsep pengamanan kita hari ini, TNI dan Polri, adalah memberikan pelayanan kepada penduduk negara sebagai bentuk bahwa negara kita adalah negara demokrasi," imbuhnya.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga profesionalisme serta mengutamakan komunikasi dan pendekatan humanis dalam menghadapi dinamika di lapangan. Seluruh tindakan kudu dilakukan secara terukur, proporsional, dan sesuai prosedur nan berlaku.

Sementara itu, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menekankan pentingnya kehadiran TNI-Polri untuk memberikan rasa kondusif dan nyaman bagi masyarakat. Ia meminta seluruh personel memberikan ruang bagi masyarakat nan menyampaikan aspirasi secara tertib serta menjalankan tugas sesuai prosedur nan berlaku.

"Keberadaan abdi negara TNI-Polri nan ada di lapangan ini memberikan keamanan, kenyamanan, dan kesejukan untuk penduduk Jakarta," ungkapnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan personel ditempatkan di sejumlah titik aktivitas dengan mengedepankan pelayanan, komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Selain pengamanan kegiatan, Polda Metro Jaya juga menyiapkan pelayanan lampau lintas untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, dengan pengaturan arus secara situasional.

"Melalui semangat 'Polisi Bersama Masyarakat', saling menjaga ruang publik sebagai sarana penyampaian pendapat, kami mengedepankan pelayanan agar aspirasi dapat disampaikan secara aman, tertib, dan damai, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat lainnya sebagai bagian dari kerja melayani Jakarta," kata Budi Hermanto.

Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat dapat memantau info melalui akun resmi @poldametrojaya dan @tmcpoldametro serta menghubungi jasa Polisi 110 andaikan memerlukan bantuan.

(mea/yld)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑