Cikal Bintang
, Jurnalis-Rabu, 29 Juli 2026 |19:30 WIB

Tim Sepak Takraw Indonesia matangkan persiapan jelang Asian Games 2026. (Foto: NOC Indonesia)
PAREPARE — Komitmen besar dipatok kontingen Indonesia untuk mendulang lencana dari bagian olahraga (cabor) sepak takraw pada arena Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Demi mewujudkan perihal tersebut, persiapan terus dimatangkan dan terpusat di Sulawesi Selatan.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, pun datang langsung ke Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Kehadirannya sebagai langkah untuk memantau langsung kesiapan para atlet sepak takraw.
1. Pantau Kesiapan Atlet
Dalam kunjungannya, Todotua didampingi Ketua Umum PP Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI), Surianto, dan disambut Wali Kota Parepare, Tasming Hamid. Mereka meninjau sesi latihan tim putra dan putri serta berbincang dengan jejeran pembimbing mengenai perkembangan program pembinaan dan kebutuhan tim.
Menurut Todotua, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan para atlet dapat menjalani latihan dengan tenang tanpa terganggu persoalan di luar lapangan. Dia menilai komunikasi nan baik antara seluruh pihak menjadi bagian krusial dalam mendukung persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Tim Sepak Takraw Indonesia. (Foto: NOC Indonesia)
Todotua menjelaskan, rangkaian visitasi ke pelatnas beragam bagian olahraga merupakan upaya memperkuat koordinasi antara CdM, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), dan pengurus bagian olahraga. Dengan langkah itu, beragam kebutuhan kontingen dapat diantisipasi sejak dini.
Setelah memandang langsung proses latihan di Parepare, Todotua mengaku optimistis dengan perkembangan nan ditunjukkan tim sepak takraw Indonesia. Dia menilai program pembinaan nan melangkah memberikan modal positif untuk bersaing di level Asia.
2. Target Prestasi Asia
"Melihat persiapan nan dilakukan, kami cukup percaya diri bahwa sepak takraw mempunyai kesempatan untuk menyumbangkan lencana bagi Indonesia di Asian Games 2026. Pembinaan nan dijalankan juga berkesinambungan dan menjadi fondasi nan baik untuk meningkatkan prestasi di level internasional," ucap Todotua dikutip dari rilis resmi NOC Indonesia, Rabu (29/7/2026).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·