Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan APBN hingga April 2026 defisit senilai Rp 180,4 triliun. Realisasi itu setara dengan 0,70 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Defisit dapat terjadi jika pendapatan negara lebih mini dibanding jumlah pengeluaran alias shopping negara.
Tercatat, pendapatan negara sampai April 2026 mencapai Rp 1.185 triliun alias tumbuh 19,1 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara shopping negara terealisasi sebesar Rp 1.365 triliun alias tumbuh 34,4 persen yoy.
"Defisit APBN sampai Mei tercatat sebesar Rp 180,4 triliun alias 0,70 persen terhadap PDB," ungkapnya saat konvensi pers APBN KiTA di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jumat (5/6).
Keseimbangan primer tercatat surplus Rp 58,6 triliun alias tumbuh 69,5 persen yoy.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·