Danantara soal BGN Pindah ke Gedung Telkom: Disewa di Atas Harga Pasar

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria buka bunyi soal Gedung Merah Putih (GMP) milik Telkom di area Gatot Subroto Jakarta bakal ditempati oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dalam beberapa bulan ke depan.

Dony menyampaikan perihal tersebut merupakan bagian dari optimasi aset milik Telkom nan sudah melalui kajian internal perusahaan.

"Itu kan corporate action ya. Satu, nan pertama adalah bahwa tentu sudah ada pertimbangan. Jadi kudu dilihat bahwa kadang-kadang kan kita melihatnya dari sisi nan negatif. Ini optimasi aset pasti sudah dilakukan, sudah dikaji tentu oleh Telkom ya, untuk melakukan itu," ujar Dony saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menyampaikan BGN tak serta merta pindah begitu saja tanpa bayar biaya sewa.

Kata Dony, penyewaan gedung tersebut dilakukan melalui transaksi upaya nan normal. Di mana bakal ada penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk memastikan nilai transaksinya. Bahkan Dony menyebut nilai sewa Gedung Merah Putih kepada BGN berada di atas nilai pasar.

"Ya, tetapi proses sewanya tentu lantaran perusahaan terbuka melewati tadi, tumbukan kepentingan. Jadi kudu ada KJPP-nya, market price-nya, dan saya dengar ini harganya di atas daripada nilai pasar untuk sewa. Ini nan paling krusial ya," ujar Dony.

"Jadi jangan lihat, Ini gedung itu.. Jadi kadang-kadang kan kita melihatnya tuh, memang ada masalah apa? Gedung disewakan kan banyak. Itu OJK juga sewa gedung. Di mana juga sewa gedung, ini normal aja," sambungnya.

Sebelumnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyambut positif rencana pemanfaatan Gedung Graha Merah Putih (GMP) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) secara skema Business to Business (B2B). Langkah penyewaan ini menjadi bagian dari strategi leveraging asset perusahaan untuk mengoptimalkan aset properti sekaligus membuka kesempatan pendapatan baru dari konektivitas digital.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini menyampaikan bahwa skema upaya ini dijalankan secara proporsional dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan nan baik (Good Corporate Governance).

"Bagi Telkom Group, rencana penyewaan gedung GMP oleh BGN merupakan corak leveraging asset nan dapat menghadirkan kesempatan upaya baru, termasuk melalui penyediaan jasa konektivitas dan solusi digital unggul dari nan kami miliki," ujar Dian dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).

"Saat ini, sejumlah unit tetap nan berangkaian tersebar di beragam letak kerja di Jakarta. Melalui penataan ini, kami mau menciptakan lingkungan kerja nan lebih terintegrasi sesuai stream masing-masing unit. Harapannya, ini dapat membikin kerjasama menjadi lebih mudah, proses kerja semakin efektif, dan produktivitas tenaga kerja semakin meningkat," jelas Dian.

Proses transisi penempatan ruang kerja BGN di GMP bakal dilakukan secara berjenjang setelah seluruh pembahasan negosiasi rampung. Telkom memastikan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan operasional tenaga kerja tetap menjadi prioritas utama.

"Berdasarkan hasil survei dan obrolan berbareng Telkom, BGN menyampaikan rencana pemanfaatan GMP untuk ruang kerja serta beberapa akomodasi workstation standar. Pemanfaatan tersebut bakal dilakukan setelah proses penataan unit-unit di Telkom dan pemindahan peralatan kerja existing ke letak nan telah disepakati bersama," lanjut Dian.

(hrp/fdl)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance