Rohman Wibowo
, Jurnalis-Rabu, 30 September 2026 |15:55 WIB

Badan Pengelola (BP) BUMN berbareng Danantara Indonesia memprioritaskan penyelesaian hambatan pembangunan proyek kediaman LRT City. (Foto: Okezone.com/Feby)
JAKARTA - Badan Pengelola (BP) BUMN berbareng Danantara Indonesia memprioritaskan penyelesaian hambatan pembangunan proyek kediaman LRT City milik PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) untuk memberikan kepastian kepada konsumen nan telah membeli unit.
Manajemen pengelola investasi negara menegaskan percepatan proyek anak upaya PT Adhi Karya (Persero) Tbk tersebut bukan sekadar persoalan upaya korporasi, melainkan corak pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Keputusan tersebut disepakati dalam pertemuan internal tim Danantara nan secara unik membahas langkah strategis pengamanan dan percepatan pembangunan hunian.
"Penyelesaian kediaman ADCP ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memberikan kepastian kepada masyarakat nan telah membeli dan menunggu penyelesaian rumahnya. Kami mau memastikan proyek ini dapat tuntas secara baik, berkualitas, dan memberikan faedah nyata bagi konsumen," kata Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (30/9/2026).
Penataan terhadap proyek kediaman berbasis integrasi transportasi alias transit-oriented development (TOD) tersebut mencakup restrukturisasi pengelolaan agar pembangunan melangkah lebih disiplin dan terukur. Danantara menginstruksikan manajemen proyek untuk membenahi tata kelola bangunan dari hulu hingga hilir dengan tetap memperhatikan aspek kepantasan usaha.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·