Dana Daerah Mengendap Rp195,2 Triliun di Bank, Purbaya Minta Pemda Serap Anggaran Belanja

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 14 September 2026 |13:47 WIB

Dana Daerah Mengendap Rp195,2 Triliun di Bank, Purbaya Minta Pemda Serap Anggaran Belanja

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau pemerintah wilayah (Pemda) untuk mengoptimalkan penyerapan biaya anggaran dan tidak menimbunnya terlalu banyak di perbankan. Akselerasi shopping wilayah dinilai sangat krusial agar stimulus fiskal dapat memberikan akibat langsung nan signifikan terhadap pergerakan ekonomi lokal.

Purbaya memaparkan bahwa posisi likuiditas finansial wilayah hingga 31 Agustus 2026 relatif solid, di mana total sisa anggaran wilayah nan mengendap di perbankan tercatat menyentuh nomor Rp195,2 triliun.

"Kondisi finansial wilayah hingga 31 Agustus 2026 cukup baik. Mereka punya duit sebesar Rp195,2 triliun," ujar Purbaya dalam Rapat Kerja berbareng DPD, Senin (14/9/2026).

Purbaya menekankan bahwa penumpukan simpanan di bank hanya bakal meredam dorongan pertumbuhan ekonomi nan semestinya dinikmati masyarakat melalui proyek pembangunan maupun program produktif.

"Jangan kebanyakan uangnya diperbankan sehingga akibat ekonominya tidak terasa. Harusnya mereka optimalkan uangnya sehingga setiap upaya nan kita alokasikan ke daerah, dampaknya maksimal ke perekonomian," tegasnya.

Meski alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dipatok sebesar Rp693 triliun pada 2026, turun dibandingkan alokasi APBN 2025 nan sebesar Rp919,9 triliun, pemerintah pusat menjamin bakal memantau ketat kondisi fiskal wilayah agar tidak ada wilayah nan terbengkalai.

Purbaya mencontohkan, pada Agustus tahun lampau pemerintah pusat menyalurkan support darurat fiskal sebesar Rp20,5 triliun bagi Pemda nan APBD-nya terdesak.

“Kita Kementerian Keuangan, walaupun TKD namanya dipotong, saya minta Direktorat Perimbangan Keuangan untuk monitor kondisi finansial wilayah dan di lapangan, saya minta ke mereka, kira-kira indikasi gangguan di mana wilayah nggak berfaedah gara-gara nggak punya uang, tolong kasih tauan saya dan permintah Presiden untuk memperbaiki keadaan itu,” jelasnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com