Dampak Kemarau, Aliran Air Bendung Nambo Digilir, Ratusan Warga Terjun Berburu Ikan dan Udang

Sedang Trending 36 menit yang lalu
Dampak Kemarau, Aliran Air Bendung Nambo Digilir, Ratusan Warga Terjun Berburu Ikan dan Udang Warga dari orang tua dan anak-anak terjun ke sungai berburu ikan di Desa/Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes.(MI/Suparji)

DAMPAK musim kemarau, volume air di beragam waduk di wilayah menyusut drastis sehingga pengelola menerapkan sistem gilir air untuk menjaga kesiapan irigasi pertanian. Ratusan penduduk pun turun ke sungai untuk berburu ikan.

Seperti nan tampak di sungai alias irigasi di Desa Banjarharjo, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Selasa (28/7).

Dengan peralatan apa adanya, ratusan penduduk nan terdiri anak muda, anak-anak apalagi orang tua lanjut usia, turun ke sungai untuk berburu ikan dan udang serta hewan lainnya nan berada di dalam sungai nan sedang dikeringkan ini.

Seorang warga, Tarmah, 60, menuturkan, digilirnya pasokan air dari Waduk Malahayu melalui Bendung Nambo ini, baru pertama dilakukan pada musim tandus ini. Dan penduduk sekitar mengambil kesempataan untuk turun ke sungai berburi ikan, udang dan jenis hewan lainnya nan ada di dalam sungai.

Menurut Tarmah, kejadian penduduk turun ke sungai untuk berburu ikan, udang dan hewan lainnya, sudah meupakan kebiasaan alias tradisi nan dilakukan mulai tempo dulu.

Berkurangnya suplai air di Bendungan Nambo ini sehingga sejumlah sungai alias irigasi kudu digilir, merupakan permintaan dari pengelola Waduk Malahayu. Dimana Waduk Malahayu sendri tetap berada di Desa Malahayu, Kecamnatan Banjaarharjo, Kabupaten Brebes. (JI/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia