Bonefentura Soa (Bone), debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) nan menjebak Damkar Semarang, telah mendatangi markas Damkar pada Sabtu (25/4). Ia juga telah meminta maaf secara langsung.
Meski kedua pihak telah bertemu, Damkar Semarang tetap mempertimbangkan apakah laporan kepolisian bakal dicabut. Pihak Damkar bakal menggelar rapat untuk mengambil keputusan.
"Kami bakal segera melaporkan ke pimpinan. Nanti tindak lanjutnya seperti apa? Apakah kita cabut alias tetap kita lanjutkan dengan laporan baru, lantaran kemarin nan dilaporkan nomor HP-nya," ujar Sekretaris Damkar Semarang Ade Bhakti, Sabtu (25/4).
"Ini lembaga nan tidak bisa dipermainkan. Mempermainkan jasa darurat itu jelas hukumannya 1 tahun 6 bulan penjara," lanjut Ade.
Ia berambisi peristiwa semacam ini tidak terulang lagi. Ia meminta para DC pinjol tidak melibatkan lembaga lain dalam pekerjaan mereka.
"Ini lembaga nan tidak bisa dipermainkan. Mempermainkan jasa darurat itu jelas hukumannya 1 tahun 6 bulan penjara," jelasnya.
Meski begitu, pihaknya tetap menghargai kehadiran DC berjulukan Bonefentura Soa (Bone) ke markasnya. Ia juga sempat menyindir kenapa Bone baru hari ini berani menghadap.
"Dari hari pertama sebenarnya teman-teman sudah bertanya. Enggak seperti itu caranya. Teman-teman enggak terima itu. Nah, malam hari saya minta Pak Tantri, sudah teman-teman diredam dulu. Karena jika Damkar itu sekarang ada apa-apa, masyarakat semuanya pasti bakal bergerak. Sampai mencari, banyak nan melaporkan pencarian," kata Ade.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·