
Tunggal putri asal India, PV Sindhu. (Foto: Instagram/pvsindhu1)
TURNAMEN bulu tangkis paling prestisius, All England 2026, resmi bergulir mulai hari ini, Selasa (3/3/2026) hingga Minggu 8 Maret 2026. Namun, kemeriahan di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, kudu dibayangi dengan berita mundurnya sejumlah pemain bintang.
Nama terbaru nan terpaksa menarik diri adalah tunggal putri jagoan India, PV Sindhu, nan terjebak dalam situasi mencekam akibat eskalasi bentrok antara Iran dan AS-Israel. Selain itu ada juga wakil Indonesia, Lanny Tria/Apriyani Rahayu.
1. Momen Menegangkan PV Sindhu di Bandara Dubai
Mundurnya PV Sindhu bukan disebabkan oleh cedera alias masalah fisik, melainkan murni aspek keamanan global. Melalui unggahan di IG pribadinya, Sindhu menceritakan pengalaman mengerikannya saat melakukan transit di Bandara Dubai dalam perjalanan menuju Inggris.
Sindhu terjebak setelah wilayah tersebut terkena imbas bentrok nan mengakibatkan pembatalan seluruh agenda penerbangan.
"Beberapa jam lalu, terjadi ledakan tidak jauh dari letak kami berlindung di bandara. Pelatih saya, nan berada paling dekat dengan sumber asap dan puing-puing, kudu segera menjauh dari area tersebut," tulis Sindhu, dikutip dari akun IG @pvsindhu1, Selasa (3/3/2026).
PV Sindhu terjebak bentrok Iran-AS
Meski sempat mengalami ketegangan luar biasa, peraih lencana Olimpiade ini memastikan dirinya dan tim sekarang dalam kondisi kondusif berkah support otoritas setempat dan Komisi Tinggi India di Dubai. Mengingat akses penerbangan nan tetap lumpuh, BWF pun mengonfirmasi mundurnya Sindhu dari turnamen Super 1000 ini.
2. Badai Cedera
Selain drama nan menimpa PV Sindhu, All England 2026 juga kehilangan beberapa pasangan unggulan lainnya. Dari sektor dobel campuran, pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran kudu batal tampil lantaran Supissara dikabarkan sakit dan memerlukan perawatan di rumah sakit.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·