Daftar 10 Kelurahan dan Semarak Festival Finalis Benyamin S Award

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 10 kelurahan dari lima Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta masuk ke babak final Benyamin S Award (BSA) 2026.

Ajang penghargaan ini merupakan program nan diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Biro Kerja Sama Daerah, Sekretariat Daerah (Setda).

Melalui BSA, Pemprov DKI Jakarta hendak mengapresiasi kelurahan nan berkomitmen dalam mewujudkan Jakarta nan bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini berada di tahap final, 10 kelurahan bakal mengikuti tahap penilaian presentasi nan bakal dilangsungkan pada Kamis (15/10).

Berikut adalah daftar 10 kelurahan nan menjadi finalis dalam Benyamin S Award 2026:

1. Pulau Panggang

Kelurahan Pulau Panggang terletak di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu.
Pada Minggu (4/10) lalu, Kelurahan Pulau Panggang mengadakan pagelaran BSA dengan nama Festival Bahari Laut. Festival tersebut dimeriahkan dengan iring-iringan kapal nelayan dan syukuran laut hingga penanaman mangrove dan terumbu karang.

Lurah Pulau Panggang Jamaluddin menyebut budaya lokal menjadi jagoan dari kelurahannya. Kegiatan budaya dan wisata di kelurahan juga menjadi penemuan kelurahan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

"Insyaallah masyarakat kami bisa berkah, bisa sejahtera, lantaran perekonomian kita kelak bakal datang dengan sendirinya oleh visitor tersebut," kata Jamaluddin, Minggu (4/10).

2. Kelapa Gading Timur

Kelapa Gading Timur merupakan kelurahan nan terletak di Kota Jakarta Utara.

Untuk rangkaian pagelaran BSA, kelurahan ini mengadakan Kelapa Gading Street Fest pada Selasa (6/10) lalu.

Festival tersebut diisi dengan beragam rangkaian acara, mulai dari olahraga bersama, cek kesehatan gratis, pawai budaya dan lingkungan, pameran, hingga booth Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Lurah Kelapa Gading Timur Nani menargetka bisa jadi salah satu pemendang di arena BSA.

"Kita bakal tunjukkan bahwa kelurahan Kelapa Gading Timur dengan destinasi dan potensi wilayahnya adalah bagian dari bentuk nyata dari kita mendukung Benyamin S Award 2026," ujar Nani, Selasa (6/10).

3. Malaka Sari

Kelurahan nan berada di Kota Jakarta Timur ini membidik juara Benyamin S Award dengan keberadaan Bank Sampah ASRI.

"Ada alurnya bahwa semua bermulai dari bank sampah di RW 02 ini, Bank Sampah ASRI," ujar Lurah Malaka Sari Sudarna, Selasa (6/10).

Melalui penyelenggaraan Festival Pilah dan Olah Sampah, Selasa (6/10) lalu, Malaka Sari menunjukkan gimana kelurahannya mengelola sampah secara sistematis.

Namun, tak hanya pengelolaan sampah, Malaka Sari juga menonjolkan inisiatif ketahanan pangan. Inisiatif ini terlihat melalui adanya urban farming hingga kolam gizi milik RW setempat.

4. Utan Kayu Selatan

Terletak di Kota Jakarta Timur, Kelurahan Utan Kayu Selatan mempunyai daya tarik pada pengelolaan lingkungan dan kebudayaan. Daya tarik tersebut ditunjukkan dalam Festival Harmoni Utan Kayu Selatan, Selasa (6/10) lalu.

Warga, pengurus wilayah, hingga personil sanggar budaya menyemarakkan aktivitas dengan menyumbangkan penampilan.

"Ini semua partisipasi dari kita semua penduduk UKS (Utan Kayu Selatan), untuk UKS, demi kemajuan dan kesuksesan UKS," ujar Lurah Utan Kayu Selatan Ria Handayani, Selasa (6/10).

Usai menonton pawai, tim BSA nan datang di hari itu pun diajak mengelilingi wilayah setempat.

Tanaman-tanaman hijau, mural-mural besar, hingga ruang hidroponik di tengah pemukiman penduduk terlihat selama aktivitas berkeliling ini.

5. Srengseng

Kelurahan Srengseng merupakan salah satu kelurahan nan berada di Kota Jakarta Barat.

Kelurahan ini mendorong aspek wisata ekologi, konservasi, dan keterpaduan aktivitas masyarakat lokal dalam partisipasinya di Benyamin S Award.

Ketiga aspek tersebut dikombinasikan dalam penyelenggaraan aktivitas Festival Hutan Kota Srengseng.

"Kegiatan nan bakal kita laksanakan adalah aktivitas nan memang sudah kita laksanakan. Tinggal kita kemas menjadi sebuah wadah alias sebuah tampilan nan memang menggambarkan dari awal sampai dengan akhir," kata Lurah Srengseng Tariswan, Kamis (8/10).

Tariswan pun optimis Srengseng bisa menyabet Benyamin S Award.

Menurutnya seluruh kategori nan dipertimbangkan dalam penghargaan ini, ialah bersih, nyaman, indah, dan sejahtera telah diterapkan di wilayahnya.

6. Sukabumi Utara

Sukabumi Utara merupakan kelurahan kedua dari Kota Jakarta Barat nan menjadi finalis BSA.

Mengejar sasaran menjadi Wisata Global Kampung Budaya, Sukabumi Utara mendorong aspek kearifan lokal nan terpadu dan mengakar.

"Sudah ditetapkan oleh Kemenparekraf, terus kemudian sudah ditetapkan juga sama Dinas Kebudayaan, dan alhamdulillah hari Selasa kemarin sampai hari ini pun sudah ada kunjungan dari IHS, Indonesian Heritage Society," ujar Lurah Sukabumi Utara Ali Syahidin, Kamis (8/10).

Lingkungan nan bersih, suasana nan nyaman, pemandangan nan indah, dan penduduk nan sejahtera pun disebut telah diwujudkan di Sukabumi Utara.

7. Taman Sari

Kelurahan ketiga dari Kota Jakarta Barat nan masuk tahap final BSA adalah Kelurahan Taman Sari.
Lurah Abdul Malik Raharusun mengunggulkan budaya multietnis nan hidup rukun, berdampingan dengan modernisasi, dan tidak meninggalkan kearifan lokal.

"Meskipun kita punya keragaman etnis, budaya, tapi kita punya rasa persatuan, kerjasama nan sangat tinggi untuk Jakarta," ujar Abdul, Kamis (8/10).

8. Kebon Baru

Finalis nan berasal dari Kota Jakarta Selatan ini mempunyai daya tarik nan terletak pada akomodasi kebersihan dan pengelolaan lingkungan setempat.

Lurah Kebon Baru Mariana menunjukkan daya tarik tersebut dengan menyelenggarakan Festival Juara Kebon Baru, Jumat (9/10) lalu.

Dalam pagelaran ini, para juri dan tim panitia BSA diajak memandang akomodasi kebersihan dan pengelolaan lingkungan nan terdiri dari bank sampah setempat hingga sembilan teba.

Teba merupakan sistem pengelolaan sampah organik rumah tangga nan menggunakan lubang di pekarangan.

9. Cilandak Barat

Kelurahan Cilandak Barat, Kota Jakarta Selatan, secara unik menargetkan perolehan kategori sejahtera di BSA.

"Insya allah kami bisa unggul di kategori sejahtera," ujar Lurah Cilandak Barat M. Yusuf Rajab usai mengadakan aktivitas Festival Pesona Cilandak Barat, Jumat (9/10).

Kategori sejahtera sendiri mempertimbangkan potensi lokal nan berakibat pada ekonomi masyarakat. Potensi lokal ini dapat berupa pengembangan budaya, pariwisata, hingga UMKM.

Kategori tersebut menjadi kelebihan nan mau ditonjolkan oleh Kelurahan Cilandak Barat dengan adanya Museum Basoeki Abdullah, Batik Betawi Terogong, dan Kampung Asri Banjarsari.

"Menjadi lokasi wisata baru, pertumbuhan ekonomi baru, ada ekonomi imajinatif dan lain-lain, bahwa memang kita siap untuk menjadi role model baru alias cikal bakal untuk lokasi wisata baru dengan tiga kelebihan tadi," kata Yusuf.

10. Kebon Sirih

Terakhir adalah Kelurahan Kebon Sirih nan terletak di Kota Jakarta Pusat.

Pada Minggu (11/10) lalu, Kelurahan Kebon Sirih menunjukkan kerjasama warganya melalui penyelenggaraan Festival Jalan Jaksa. Rangkaian aktivitas pagelaran ini berjalan cukup meriah, terlebih dengan adanya nuansa 80-an nan konsisten dalam pelaksanaannya.

Warga setempat, penduduk lingkungan sekitar, komunitas, hingga badan upaya pun ikut terlibat dalam pagelaran ini. Melihat antusiasme nan ada, Lurah Kebon Sirih Henny Mahrojah pun menyatakan siap untuk meneruskan pagelaran ini di tahun-tahun berikutnya.

"Memang ini juga angan dari teman-teman warga, terus juga teman-teman Karang Taruna dan juga beberapa netizen nan ikut meninggalkan pesan di kolom komentar nan kami upload di media sosial," ujar Henny, Minggu (11/10).

Henny juga menyampaikan optimismenya dalam meraih juara di Benyamin S Award.

(mou/sur)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑