Pameran Cultura Persib di Grey Art Gallery Bandung(MI/Naviandri)
PERSIB Bandung bekerja-sama dengan Grey Art Gallery resmi menghadirkan Cultura Persib, sebuah pameran budaya nan merangkum perjalanan panjang, identitas, serta warisan sejarah klub berjuluk Maung Bandung tersebut.
Pameran ini menjadi ruang pertemuan antara sepak bola, seni, dan memori kolektif masyarakat Bandung nan telah terjalin selama lebih dari sembilan dekade.
Acara pembukaan pameran berjalan khidmat di Grey Art Gallery, area legendaris Braga, Bandung, pada Senin (8/6). Peresmian ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwin Setiawan, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, serta Manajer Persib, H. Umuh Muchtar. Pameran ini dijadwalkan bakal menyapa publik hingga 8 September 2026 mendatang.
Merayakan Rekor Bersejarah Three-Peat
Owner Grey Art Gallery, Elia Yoesman, menjelaskan bahwa Cultura Persib bukan sekadar pameran biasa, melainkan momentum refleksi atas pencapaian fenomenal Persib di kancah sepak bola nasional.
Persib mencatatkan sejarah sebagai klub pertama di era Super League nan sukses meraih gelar juara kasta tertinggi selama tiga musim berturut-turut, ialah pada musim 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026.
"Pencapaian tersebut menempatkan Persib sebagai klub pertama pada era Liga 1 nan sukses menjuarai kejuaraan kasta tertinggi nasional selama tiga musim beruntun (three-peat)," ujar Elia.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari konsistensi dan support luar biasa dari seluruh ekosistem klub.
Detail Pameran Cultura Persib:
- Lokasi: Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung.
- Durasi: 8 Juni – 8 September 2026.
- Konten: 95 karya seni, instalasi visual, mural, arsip sejarah, dan memorabilia.
- Kolaborasi: Melibatkan puluhan seniman melalui skema Invitation, Open Call, dan Contribution Artist.
Jembatan Menuju Super League 2026/2027
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menekankan bahwa pameran ini merupakan corak penghormatan kepada Bobotoh dan masyarakat Jawa Barat. Menurutnya, di kembali setiap trofi nan diraih, terdapat ikatan emosional nan kuat antara klub dan kotanya.
“Momentum ini menjadi semakin berarti lantaran berjalan setelah musim nan berhistoris dan bakal ditutup menjelang dimulainya Super League 2026/2027. Kami berambisi Cultura Persib dapat menjadi jembatan antara pencapaian nan telah diraih dengan semangat baru untuk menghadapi perjalanan berikutnya,” jelas Adhitia.
Pengunjung pameran dapat menikmati beragam koleksi mulai dari jersey berhistoris hingga ruang tematik nan menceritakan kultur Bobotoh dari masa ke masa. Selain pameran fisik, agenda ini juga bakal dimeriahkan dengan program publik seperti diskusi, talkshow, dan gathering organisasi untuk memperkuat perbincangan antara bumi seni dan sepak bola.
Melalui Cultura Persib, Maung Bandung mau menegaskan bahwa identitas mereka telah melampaui pemisah lapangan hijau, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan kebanggaan masyarakat Bandung nan bakal terus diwariskan ke generasi mendatang. (Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·