Liputan6.com, Jakarta - BMKG alias Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi cuaca di wilayah Jabodetabek pada Kamis (30/4/2026) bakal didominasi awan tebal sejak pagi hingga sore hari. Demikian prediksi cuaca hari ini.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diprakirakan didominasi awan tebal, tanpa terkecuali. Memasuki siang hari, awan tebal tetap mendominasi beberapa wilayah Jakarta, terkecuali wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan nan diprediksi turun hujan ringan.
Pada malam hari, langit Jakarta kembali diprediksi didominasi awan tebal diseluruh wilayah, tanpa terkecuali.
Untuk wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok dan Kota Bogor, Jawa barat, juga diprakirakan didominasi awan tebal di pagi hari. Pada siang hari, wilayah Depok dan Kota Bogor diprakirakan turun hujan ringan, sementara Bekasi tetap saja diprediksikan berawan tebal. Saat malam hari, awan tebal kembali kekuasaan ketiganya.
Lalu untuk wilayah Tangerang, BMKG prediksikan cuaca berawan tebal di pagi hari, hujan ringan di siang hari, dan kembali berawan tebal di malam hari.
Berikut info prakiraan cuaca hari ini di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selengkapnya nan dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.co.id:
| Kota | Pagi | Siang | Malam |
| Jakarta Barat | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
| Jakarta Pusat | Berawan Tebal | Berawan Tebal | Berawan Tebal |
| Jakarta Selatan | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
| Jakarta Timur | Berawan Tebal | Berawan Tebal | Berawan Tebal |
| Jakarta Utara | Berawan Tebal | Berawan Tebal | Berawan Tebal |
| Kepulauan Seribu | Berawan Tebal | Berawan Tebal | Berawan Tebal |
| Bekasi | Berawan Tebal | Berawan Tebal | Berawan Tebal |
| Depok | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
| Kota Bogor | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
| Tangerang | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
Banjir Rob Diprediksi Akan Melanda Awal Mei 2026, BMKG Minta Warga Pesisir Kepri Siaga
Sebelumnya, potensi banjir pesisir (rob) diperkirakan bakal melanda sejumlah wilayah di Kepulauan Riau pada 1 hingga 11 Mei 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di area pesisir.
Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Ramlan, mengatakan potensi rob dipicu oleh kejadian fase bulan purnama nan terjadi pada 2 Mei 2026. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap peningkatan ketinggian air laut maksimum.
"Adanya kejadian fase bulan purnama ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum," ujar Ramlan dalam keterangannya. Rabu 29 April 2026.
Berdasarkan pemantauan info water level dan prediksi pasang surut, kami mengimbau masyarakat pesisir untuk waspada terhadap potensi banjir rob pada 1 hingga 11 Mei 2026.
Ia menjelaskan, sejumlah wilayah nan berpotensi terdampak meliputi pesisir Kota Batam seperti Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, dan Nongsa. Selain itu, potensi serupa juga mengintai wilayah pesisir di Kabupaten Lingga, Karimun, hingga Bintan.
Dampak Banjir Rob
Menurut Ramlan, banjir rob bukan hanya berakibat pada genangan air di permukiman, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
“Potensi banjir pesisir ini secara umum dapat berakibat pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti bongkar muat, aktivitas transportasi laut, hingga aktivitas tambak garam dan perikanan darat,” kata Ramlan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau info cuaca dan pasang surut laut nan diperbarui secara berkala, serta menyiapkan langkah antisipasi awal guna meminimalisir akibat nan ditimbulkan.
Selain itu, pemerintah wilayah dan pemangku kepentingan diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di wilayah nan kerap terdampak rob setiap periode pasang maksimum.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·