Ciri-ciri Kolesterol Tinggi dan Cara Mendeteksinya secara Akurat

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Ciri-ciri Kolesterol Tinggi dan Cara Mendeteksinya secara Akurat Kolesterol tinggi sering kali tidak bergejala.(Dok. Prodia)

BANYAK orang beranggapan bahwa kolesterol tinggi selalu ditandai dengan pusing alias pegal di tengkuk. Faktanya, kadar kolesterol jahat (LDL) nan tinggi sering kali tidak menimbulkan indikasi apa pun, sehingga penderitanya bisa terlihat sehat meski berada dalam akibat kesehatan serius.

Satu-satunya langkah paling jeli untuk memastikan kondisi ini adalah melalui pemeriksaan darah profil lipid. Namun, pada kasus tertentu alias ketika sudah terjadi komplikasi, ada beberapa tanda nan perlu diwaspadai.

Tanda Fisik pada Kondisi Kolesterol Sangat Tinggi

Pada kondisi kolesterol nan sangat ekstrem, terutama akibat aspek keturunan (familial hypercholesterolemia), beberapa tanda bentuk berikut mungkin muncul:

  • Xanthoma: Munculnya benjolan alias penebalan lemak berwarna kekuningan pada area siku, lutut, tangan, pergelangan kaki, alias bokong.
  • Corneal Arcus: Adanya lingkaran putih keabu-abuan di tepi kornea mata. Hal ini patut diwaspadai jika muncul pada usia muda.
  • Riwayat Keluarga: Memiliki orang tua alias kerabat kandung dengan riwayat kolesterol sangat tinggi alias serangan jantung di usia muda.

Gejala Akibat Komplikasi Penyumbatan Pembuluh Darah

Gejala biasanya baru terasa ketika kolesterol LDL telah membentuk plak nan mempersempit pembuluh darah. Jika sudah terjadi penyumbatan, indikasi nan muncul meliputi:

  • Nyeri alias rasa tertekan di dada, terutama saat melakukan aktivitas fisik.
  • Sesak napas dan nyeri alias kram pada betis saat berjalan.
  • Kelemahan alias meninggal rasa mendadak pada satu sisi tubuh.
  • Gangguan bicara (pelo), wajah mencong, alias gangguan penglihatan mendadak.

Peringatan Darurat: Nyeri dada berat, sesak mendadak, keringat dingin, wajah mencong, alias bicara pelo adalah tanda darurat medis. Segera bawa pasien ke IGD rumah sakit terdekat.

Cara Akurat Mengetahui Kadar Kolesterol

Jangan menunggu indikasi muncul untuk melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan profil lipid secara rutin sangat disarankan untuk memantau empat komponen utama:

  1. Kolesterol Total
  2. LDL (Kolesterol Jahat)
  3. HDL (Kolesterol Baik)
  4. Trigliserida

Berdasarkan pedoman umum CDC, kadar optimal kolesterol total adalah sekitar 150 mg/dL, dengan LDL di nomor 100 mg/dL. Namun, sasaran LDL bisa lebih rendah bagi perseorangan dengan kondisi medis tertentu seperti diabetes, hipertensi, alias penyakit ginjal. Konsultasikan hasil laboratorium Anda dengan master untuk penanganan nan tepat. (DCD/Heart/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia