Seorang nenek berumur 60 tahun bersepeda ke instansi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta, Pos Kyai Mojo. Nenek tersebut meminta support melepaskan cincin emas di jari manis tangan kanannya.
Cincin tersebut lama tidak dipakai, si nenek baru memakainya kembali untuk digunakan menghadiri aktivitas pernikahan.
Anggota Damkarmat Kota Yogya, Muhammad Fahri, mengatakan peristiwa ini terjadi beberapa waktu nan lalu.
"Jadi ibunya itu pagi-pagi ke sini naik sepeda. Emang letak rumahnya juga enggak jauh. Ibunya itu sudah lama enggak dipakai (cincin itu), terus dipakai lagi rupanya udah agak sesak," kata Fahri, Jumat (5/6).
Nenek nan berasal dari Pakuncen, Wirobrajan itu sudah berupaya melepaskan cincinnya sendiri tetapi tidak membuahkan hasil. Sehingga dia memutuskan minta support ke Damkar.
Damkar Lepaskan dengan Benang
Fahri bercerita, petugas langsung mengecek kondisi tangan dan cincin. Lalu diputuskan untuk mencoba melepaskan cincin dengan benang bukan memotong cincin.
"Ternyata nan kemarin itu tetap memungkinkan jika kita pemindahan memakai benang. Jadi enggak usah kita potong. Jadi kita usahakan pakai benang dulu. Ternyata alhamdulillah bisa," ceritanya.
Proses pelepasan cincin ini berjalan sekitar 20 menit.
"Soalnya jarinya juga sudah agak memar kan kemarin. Agak bengkak gitu," jelasnya.
Setelah sukses dilepas, petugas mengecek sejenak kondisi nenek tersebut. Ternyata tak perlu ada perawatan medis.
"Masih tergolong aman. Enggak ada tindakan lanjutan (medis)," bebernya.
Fahri tidak tahu pasti berapa gram cincin emas tersebut. "Tapi cukup gede," ujarnya.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·