Chit-chat Terakhir kumparan Sama Oliver Tree: Pensiun hingga Ingin Jadi Pesulap

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Penyanyi Oliver Tree Nickell. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Musisi Oliver Tree meninggal bumi dalam kecelakaan helikopter di Brasil pada Minggu (14/6) waktu setempat. Pelantun lagu Life Goes On ini mengembuskan napas terakhir di usia 32 tahun.

kumparan sempat mendapat kesempatan berbincang dengan Oliver Tree. Saat laki-laki dengan potongan rambut unik itu menjadi salah satu penampil di We The Fest 2024. Dalam perbincangan itu, Tree mengaku sudah resmi pensiun dari bumi musik

"Sebenarnya, saya suda pensiun dari bumi musik secara resmi. Mungkin bakal ada kesempatan buat rilis satu album lagi, tapi untuk sekarang, 'Ugly is Beautiful' itu saya anggap jadi album pertama sekaligus album terakhir gue," kata Tree kepada kumparan di area Senayan, Jakarta Pusat.

Tree kemudian menjelaskan soal album lainnya nan pernah dia garap. Menurut Tree, album tersebut dibuat bukan lantaran kemauan pribadinya.

"Iya, jika 'Alone in a Crowd' itu sebenernya lantaran saya 'dipaksa'. Gue sebenernya nggak pengin bikin album itu," kata Tree.

"Kita lihat aja nanti, mungkin pas umur saya 50 alias 60 tahun baru bikin lagi," tambahnya

Pria nan menyukai nasi goreng itu punya argumen kenapa dirinya memutuskan untuk meninggalkan bumi musik. Tree mau mewujudkan impiannya buat jadi seorang pesulap profesional.

"Karena saya pengin konsentrasi total ninggalin musik buat jadi pesulap profesional. Itu impianku, pengin banget jadi pesulap beneran," tuturnya.

Selama ini, Tree apalagi mengaku tak mempunyai sosok inspirasi dalam bermusik. Sebaliknya, Tree justru punya pujaan nan menginspirasinya di bumi sulap.

"Inspirasi utama hanya David Blaine, si pesulap. Sama Chris Angel juga, shout out buat Chris Angel!," tutupnya.

Penyanyi Oliver Tree Nickell. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Tree identik dengan potongan rambut bowl cut dan style busana warna-warni unik era 1980an. Ia memulai kariernya dengan memproduksi musik dubstep.

Dia tampil di area Teluk San Francisco menggunakan nama panggung Tree. EP Pertamanya berjudul Demons dirilis pada 2013 melalui label R&S Records.

Pada 2016, Tree bekerja-sama dengan Whethan dalam lagu When I'm Down. Kolaborasi ini membikin nama Tree makin dikenal publik.

Sebulan kemudian, Tree menandatangani perjanjian dengan Atlantic Records dan merilis single Welcome to LA, nan menjadi karya pertamanya menggunakan nama Oliver Tree.

Tree merilis EP Alien Boy pada 2018 nan semakin mengangkat popularitasnya. Video musik All That x Alien Boy nan dia sutradarai telah ditonton lebih dari 50 juta kali.

Video musik itu memperkenalkan style retro nan menjadi karakter unik Tree kepada lebih banyak orang. Di media sosial, terutama TikTok, Tree mempunyai 15,4 juta pengikut.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan