Jakarta -
PT CCEPC Environment Protection and Energy Comprehensive Utilization Indonesia (PT CCEPC Indonesia) terus memperkuat komitmen pengembangan talenta hijau nasional. Upaya nyata ini sukses membawa perusahaan meraih 'Apresiasi atas Pengembangan Talenta di Bidang Energi Terbarukan' dalam arena Anugerah Ekonomi Hijau 2026 dari detikcom.
Perusahaan rekayasa teknik internasional ini dinilai sukses menjalin kerja sama strategis dengan lembaga pendidikan vokasi. Kemitraan ini bermaksud memberikan transfer kompetensi mengenai daya terbarukan dunia kepada generasi muda. PT CCEPC Indonesia sukses memposisikan diri sebagai jembatan penghubung standar industri hijau dengan tenaga kerja lokal.
Langkah nyata diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman tripartit pada 2 Desember 2025. Perusahaan resmi menggandeng Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) dan Wuhan Electric Power Technical College (WHETC) dari Tiongkok. Sinergi ini ditandai dengan peresmian akomodasi Wuhan Electric Power Technical College Indonesia Green Energy Talent Development Base di kampus PNUP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pusat pengembangan ini difokuskan untuk mempercepat peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kelistrikan terbarukan. Executive Director PT CCEPC Indonesia Gao Hai menyambut baik penghargaan atas inisiatif lintas lembaga tersebut.
"Penghargaan ini kami terima dengan rendah hati sebagai apresiasi atas langkah awal nan kami bangun berbareng PNUP dan WHETC. Melalui kerjasama ini, kami mau membuka ruang bagi generasi muda Indonesia untuk mengenal teknologi daya hijau, praktik engineering, dan standar industri," ujar Gao.
Pengembangan kapabilitas talenta lokal sekarang menjadi salah satu konsentrasi utama kemitraan perusahaan di Indonesia. Pengalaman panjang serta penguasaan teknologi dari Tiongkok dinilai perlu dikalibrasi ulang agar selaras dengan kebutuhan industri domestik. Gao memandang proses lokalisasi menuntut kesediaan semua pihak untuk terus saling belajar.
"Bagi kami, lokalisasi tumbuh melalui proses saling belajar. Pengalaman engineering dan teknologi dari Tiongkok perlu dipadukan dengan kebutuhan Indonesia serta keahlian talenta lokal. Karena itu, kami memandang kerja sama dengan PNUP dan WHETC sebagai proses jangka panjang nan bakal terus dikembangkan bersama," papar Gao.
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga relevansi materi pembelajaran vokasi dengan dinamika sektor kelistrikan. Kolaborasi berbareng PNUP dan WHETC diharapkan dapat tumbuh secara berjenjang dan memberi faedah luas bagi talenta muda. Strategi ini dirancang untuk menghadirkan nilai tambah nan memperkuat melampaui masa penyelenggaraan proyek.
(akn/ega)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·