Cerita Warga Dengar Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel: Kita Kayak Keangkat

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta -

Ledakan terjadi di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan (Tangsel) menewaskan dua orang. Warga di letak kejadian sempat mendengar bunyi dentuman keras saat ledakan terjadi.

Salah satunya adalah Deni Asnawi (42), master nan rukonya tak jauh dari letak kejadian. Deni menyebut getaran dari ledakan itu besar hingga dirinya seperti terangkat.

"Saya lagi mau makan tuh begitu saya mau makan itu bunyi dentuman. Dum, gitu. Kencang banget, bergetar gitu, sampai kita tuh kayak keangkat gitu, kan," kata Deni di letak kejadian, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deni menyebut genting di gedung tempatnya bekerja langsung berjatuhan. Karyawannya pun berlarian meninnggalkan gedung.

"Saya pikir tuh ada apa gitu, kan. Terus berapa detik kemudian tenaga kerja saya dari bawah teriak-teriak panggil-panggil saya turun suruh turun ke bawah," sebutnya.

Deni mengatakan pada saat itu kondisi disekitar letak penuh asap pekat. Pecahan kaca pun berserakan.

"Terus pas saya ngelihat keluar itu kaca semua pada jatuhan, orang pada luka-luka, pada ngumpul semua di bagian bawah. Itu semua pandangan putih semua. Saya nggak bisa ngelihat seperti kayak asap kabut begitu," jelasnya.

"Pas saya ngeliat di situ, wah udah pada ramai di bagian bawah situ, kan. Udah pada minta tolong, minta apa gitu," tambahnya.

Deni menyebut tidak tercium aroma gas sebelum dan sesudah ledakan itu terjadi. Dirinya hanya mencium aroma dari puing-puing nan berserakan.

"Tidak. Tidak, tidak ada bau. Lebih ke arah aroma debu, ya," katanya.

Warga lainnya, Bahrudin, menyebut setelah ledakan langsung terdapat asap nan pekat. Dirinya pun banyak mengenal tenaga kerja nan bekerja di gedung tersebut sehingga langsung melakukan pertolongan.

"Asapnya sangat pekat, gelap gitu. Sampai nafas juga susah gitu," kata Bahrudin.

Saat kejadian, Bahrudin sedang berada tak jauh dari lokasi. Dirinya memandang kondisi ruko nan ada dalam kondisi rusak.

"Awalnya saya di belakang, sampai jebol ke belakang. Nah, saya lihat ke belakang, ada dagangan berantakan," tuturnya.

Ledakan itu terjadi pada Rabu (14/10) pukul 18.15 WIB. Seluruh korban dievakuasi ke beberapa rumah sakit, seperti RS Sari Asih, RS Fatmawati dan RSUD Tangerang Selatan.

Polisi memastikan ledakan bukan berasal dari bom. Diketemukan tabung gas etilen seberat 52 kilogram.

"Hasil olah TKP dengan jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ya, ini bukan bom. Ini adalah ledakan, ya, nan saat ini tetap didalami. Memang di luar, setelah olah TKP, ada ditemukan beberapa tabung, ya," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, di letak kejadian.

Ada sekitar empat blok ruko dua lantai nan rusak. Lokasi ledakan merupakan penyimpanan penyimpanan buah.

(ial/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑