Cerita Ersya Aurelia dan Ananta Rispo, Bangun Adegan Romance di Film Ketok Mejik

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Ananta Rispo dan Ersya Aurelia saat media visit promo Film Ketok Magic di kumparan, Selasa (30/6/2026). Foto: Dzaki Fadilah/kumparan

Ersya Aurelia dan Ananta Rispo terlibat dalam penggarapan movie berjudul Ketok Mejik. Ersya dan Rispo dipasangkan sebagai kekasih dalam movie pengarahan sutradara Yogi S. Calam itu.

Keduanya diminta unruk membangun segmen romance di movie tersebut. Ersya Aurelia mengaku tak kesulitan saat kudu menjalani segmen romantis berbareng Ananta Rispo.

"Kalau dari saya sih enggak ada kesulitan lantaran saya ngerasa Bang Rispo juga orangnya open, terus banyak obrolan juga di belakang di kembali layar, gitu, ya," tutur Ersya saat berjamu ke kumparan.

Selain sikap Rispo nan terbuka, Ersya juga mengaku sangat terbantu dengan treatment yang dilakukan oleh sang sutradara. Menurutnya, Yogi memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengeksplorasi setiap segmen nan diberikan.

"Sutradara kita Mas Yogi juga super helpful dan eh juga terbuka untuk obrolan dan membebaskan kita juga untuk explore. Jadi ya lumayan mudah lah, gitu," tuturnya.

Kesulitan Ananta Rispo saat Menjalani Adegan Romance

Ananta Rispo dan Ersya Aurelia saat media visit promo Film Ketok Magic di kumparan, Selasa (30/6/2026). Foto: Dzaki Fadilah/kumparan

Hal berbeda justru dirasakan oleh Ananta Rispo. Menurut Rispo, dirinya justru kesulitaan saat diminta beradegan romantis. Apalagi selama ini dia lebih sering terlibat dalam movie komedi.

"Kalau saya lumayan sulit. Karena lantaran kan biasanya main komedi, komedi, komedi, gitu. Ini dituntut kudu agak sedikit drama, gitu," kata Rispo.

Kendati demikian, Rispo sukses mengatasi kesulitan tersebut. Menurutnya, sebagai musuh main, Ersya sukses membuatnya nyaman sejak proses reading berlangsung.

"Jadi ya gimana, ya? Tapi akhirnya kan kita reading, apa, sering ketemu juga jadinya kondusif aja," tandasnya.

Film Ketok Mejik bercerita tentang kehidupan Ben (Ananta Rispo), seorang laki-laki pemilik bengkel nan kondisi ekonominya acak-acakan akibat dihimpit oleh tumpukan utang. Ben kudu berjuang melawan pengusaha serakah.

Dibantu oleh tiga tenaga kerja setianya, Made (Tarra budiman), Saged (Dodit Mulyanto), dan Unung (Arief Didu), mereka mengandalkan sebuah palu sakti leluhur untuk menyelamatkan bengkel dan nasib mereka.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan