Braiel menambahkan, pihaknya juga tetap menjelaskan sejumlah info nan belakangan disampaikan satpam melalui media sosial, termasuk pengakuan nan berkepentingan mengaku diperlakukan tidak semestinya saat mediasi. Salah satunya diminta bersujud.
“Kalau diminta sujud ini kami tetap menjelaskan nan berkepentingan gimana prosesnya pada saat itu seperti apa riilnya. Saya perlu penjelasan ke kedua belah pihak,” ujarnya.
Ia menegaskan, berasas hasil pendalaman sementara, tidak ditemukan adanya pemukulan ataupun tindakan kekerasan selama proses mediasi berlangsung.
“Yang jelas untuk proses pada saat itu tidak ada pemukulan alias tindakan kekerasan,” tegas Braiel.
Namun demikian, pihaknya juga bakal meminta keterangan personel Pospol Thamrin untuk mengetahui secara utuh jalannya mediasi.
“Iya, dimintai klarifikasi. Sekalian kita minta klarifikasinya seperti apa. Karena kan sudah ada proses mediasi, kemudian ada salah satu pihak nan merasa kurang pas alias kurang berkenan. Nah ini kita mau klarifikasi, kita undang, seperti apa sih duduk perkaranya, persoalannya. Dan pasti bakal kita selesaikan sampai tuntas,” ujarnya.
Hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan adanya pemukulan maupun tindakan kekerasan selama proses mediasi berlangsung.
“Yang jelas untuk proses pada saat itu tidak ada dilakukan kekerasan nan dialami oleh nan bersangkutan. Tidak ada pemukulan alias tindakan kekerasan,” ujarnya
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·