Feby Novalius
, Jurnalis-Rabu, 03 Juni 2026 |14:36 WIB

Pemerintah memberikan insentif pajak bumi dan gedung perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) berupa potongan 7,5% untuk tahun pajak 2026. (Foto: Okezone.com/PU)
JAKARTA - Pemerintah memberikan insentif pajak bumi dan gedung perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) berupa potongan 7,5% untuk tahun pajak 2026. Insentif bertindak bagi wajib pajak nan melakukan pembayaran PBB pada 1 Juni hingga 31 Juli 2026.
Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Morris Danny, menjelaskan, potongan tersebut diberikan secara otomatis melalui sistem pembayaran sehingga wajib pajak tidak perlu mengusulkan permohonan ataupun melakukan proses manajemen tambahan.
"Kami memberikan insentif berupa pengurangan pokok PBB-P2 sebesar 7,5 persen bagi wajib pajak nan melakukan pembayaran pada periode 1 Juni hingga 31 Juli 2026. Potongan ini diberikan secara otomatis saat pembayaran dilakukan," ujar Morris, Rabu (3/6/2026).
Morris menjelaskan, nilai tagihan nan tercantum dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dapat berbeda dengan nominal nan muncul saat pembayaran. Hal tersebut disebabkan sistem secara otomatis menghitung potongan insentif nan diberikan kepada wajib pajak.
Menurut dia, pada beberapa kanal pembayaran, info mengenai besaran potongan tidak selalu ditampilkan secara terpisah. Namun, andaikan nominal nan kudu dibayarkan lebih rendah dibandingkan nilai nan tercantum pada SPPT, maka insentif tersebut telah diterapkan.
"Apabila nilai tagihan nan muncul saat pembayaran lebih mini dari nan tercantum pada SPPT, itu menandakan potongan 7,5 persen sudah bertindak secara otomatis dalam sistem," katanya.
Selain memberikan potongan pokok PBB-P2 Tahun Pajak 2026, Pemprov DKI Jakarta juga menghapus hukuman administratif bagi wajib pajak nan tetap mempunyai tunggakan PBB-P2 Tahun Pajak 2021 hingga 2025. Program tersebut bertindak mulai 1 April hingga 31 Desember 2026, termasuk bagi wajib pajak nan melakukan pembayaran melalui sistem angsuran.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·