Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap mempersiapkan badan jasa umum (BLU) Kementerian Keuangan nan bakal menjadi pengelola Kereta Cepat Jakarta-Bandung namalain Whoosh.
Ia menargetkan, persiapan itu bakal rampung dalam satu pekan ke depan. Purbaya pun berjanji bakal mengumumkan penunjukkan BLU alias special mission vehicle (SMV) Kemenkeu nan menjadi pengelola Whoosh ke publik pada 15 September 2026.
"Nanti tungguin seminggu lagi, tanggal 15,"" kata Purbaya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Sebagaimana diketahui, Kementerian Keuangan bakal mengambil alih 60% saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), nan merupakan konsorsium WIKA, PT KAI, Jasamarga dan PTPN III untuk menyelesaikan masalah utang proyek Whoosh.
Sementara itu, 40% saham konsorsium perusahaan China tidak berubah dan konsorsium PT PSBI tidak bakal dibubarkan.
Soal utang kereta sigap Woosh sudah menjadi polemik sejak beberapa periode ke belakang lantaran beban utang proyeknya membebani neraca finansial PT Kereta Api (Persero).
PT KAI dalam proyek itu berkedudukan sebagai pemimpin perusahaan konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia, nan menjadi pemegang saham kebanyakan di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), pengelola Kereta Cepat Jakarta Bandung namalain Whoosh.
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·