Casting Sendiri Pemain di Film Foufo, Bayu Skak: Berikan Karya Otentik

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Aktor komedi Bayu Skak berbareng pemain lainnya saat konvensi pers launcing poster movie Foufo dikawasan Senayan, Jakarta, Rabu, (17/6/2026). Foto: Dok. Agus Apriyanto

Bayu Skak memilih untuk terjun langsung dalam proses casting para pemain untuk kebutuhan film terbarunya berjudul Foufo. Keputusan ini sebenarnya bukan perihal baru bagi Bayu, mengingat dirinya pun pernah melakukan perihal serupa di filmnya terdahulu.

Cara ini ditempuh Bayu Skak demi menghasilkan karya nan otentik dan kental bakal nuansa kedaerahan. Dalam movie Foufo ini Bayu mencoba mengangkat budaya dan bahasa Madura.

"Memang tujuannya adalah untuk ini teman-teman memberikan karya nan otentik lantaran di dalam movie Foufo ini untuk bahasanya bakal menggunakan bahasa Madura, kurang lebih ada di 70%," ujar Bayu Skak dalam konvensi pers di area Senayan, Jakarta Pusat.

"Kalau misalnya pemain kudu dari Jakarta ya kita punya PR untuk ngajarin lagi bahasa Jawa kan. Sehingga pada waktu itu saya propose ke Pak David, ‘Pak gimana jika misalnya kita mengadakan casting lagi, seperti nan dulu kita pernah lakukan di Lara Ati,’ gitu kan. Wah, Pak David senang sekali juga menyambut itu,” sambungnya.

Keputusan Bayu itu rupanya disambut positif oleh masyarakat Madura dan sekitarnya. Menurutnya ada ribuan orang nan mengikuti proses casting untuk mengisi beberapa posisi karakter dalam filmnya kali ini.

"Banyak sekali hingga ada 2.500 teman-teman itu di Surabaya Utara. Dan saya pun juga sangatlah kaget sekali, waduh meledak sekali dan memang antusiasnya sangatlah tinggi. Alhamdulillah," ucap Bayu Skak.

Dalam filmnya, Bayu tak memerlukan nama besar. Ia hanya memerlukan niat dan keberanian dari seseorang untuk bisa tampil di depan kamera dan mau merepresentasikan nilai masyarakat Madura lewat movie ini.

Bersyukur kepercayaan Bayu itu pun dibayar lunas oleh para pemain nan menurutnya memberikan hasil terbaik.

"Yang kami ingin capture adalah memang keberaniannya dan juga potensi dalam dirinya saja nan selama ini tetap belum dapat spotlight, lantaran spotlight-nya kan kita ada di ibu kota saja, kan harapannya kami ini, angan dari Skak Studios juga adalah untuk bisa dirasakan oleh siapa pun saja nan ada di daerah," kata Bayu Skak.

Aktor komedi Bayu Skak berbareng Trestan Muslim berbareng pemain lainnya saat konvensi pers launcing poster movie Foufo dikawasan Senayan, Jakarta, Rabu, (17/6/2026). Foto: Dok. Agus Apriyanto

“Mereka juga membuktikan bahwa meskipun saya bukan siapa-siapa, meskipun ini ketika ada arena seperti ini, mereka ikutan dan mereka juga bisa lolos. Dan kelak pun misalnya jenengan semuanya lihat filmnya, itu adalah putra-putri terbaik Madura,” tutupnya.

Film ini bercerita tentang Muslim (Tretan Muslim), seorang pengepul rongsok di Kampung Rombeng, nan menemukan UFO nan jatuh berbareng alien berjulukan Foufo saat sedang kesulitan mencari biaya untuk melunasi haji ibunya.

Kehadiran Foufo dengan teknologi canggihnya membantu menyelesaikan beragam masalah family Muslim, hingga dia kudu memilih antara memberangkatkan ibunya ke Tanah Suci alias membantu Foufo kembali ke asalnya.

Selain Tretan Muslim, movie ini dibintangi oleh Bayu Skak, Benedictus Siregar, Mieke Shahir, Hari Otong, Fuad Sasmita, dan lain-lain. Film nan disutradarai oleh Bayu Skak ini bakal tayang di bioskop pada 9 Juli 2026.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan