Cara Pantau Karhutla 2026 di Situs BNPB, Cek Hotspot hingga Kualitas Udara

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membuka akses publik untuk memantau penanganan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) melalui laman resminya. Layanan ini menyajikan perkembangan penanganan karhutla berbasis info operasional nan diperbarui secara berkala.

Informasi tersebut dapat diakses oleh masyarakat melalui gis.bnpb.go.id/karhutla2026. Laman tersebut memuat beragam info penting, mulai dari peta sebaran titik panas (hotspot), perkiraan luas lahan nan terbakar, info pengerahan pemadaman di lapangan, hingga kondisi kualitas udara beserta indeks pencemarannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut info selengkapnya.

1. Peta SiPongi+

Peta interaktif ini menyajikan pemantauan titik panas (hotspot) hasil integrasi dengan sistem SiPongi+ milik Kementerian Kehutanan. Fitur ini memetakan letak titik panas secara spasial di seluruh wilayah Indonesia menggunakan pantauan gambaran satelit.

Di bagian ini juga disajikan info penanganan harian seperti total hotspot hari ini, luas lahan terbakar dalam 24 jam terakhir, luas lahan nan telah ditangani baik di darat maupun udara, serta luas lahan nan bakal dipadamkan. Kemudian, info jumlah personel gabungan, unit nan dikerahkan, hingga operasi patroli dan bahan nan digunakan untuk mengatasi karhutla.

Dashboard Informasi Penanganan Karhutla BNPBDashboard Informasi Penanganan Karhutla BNPB (Foto: Dok. Istimewa)

2. Sebaran Luas Lahan Terbakar

Modul ini menampilkan diagram dan perkiraan luasan area terbakar berasas hasil patroli udara serta pemeriksaan lapangan (ground check) harian di provinsi rawan seperti Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Riau.

Selain itu, bagian ini merangkum parameter statistik utama seperti total titik api (fire spot), luas lahan terbakar dalam 24 jam terakhir, luasan area nan sukses ditangani melalui jalur darat dan udara, hingga luasan sasaran pemadaman.

3. Tingkat Hotspot

Bagian ini memuat visualisasi diagram batang mendatar nan menggambarkan komposisi intensitas titik panas (kategori Rendah, Sedang, dan Tinggi) per provinsi. Grafik ini memudahkan publik maupun tim lapangan untuk mengidentifikasi wilayah dengan konsentrasi hotspot tertinggi nan memerlukan prioritas penanganan.

4. Personel Gabungan

Fitur ini menampilkan pengerahan kekuatan di lapangan, mencakup komposisi personel dari beragam lembaga seperti TNI, Polri, BPBD, Pemda, perusahaan, relawan, MPA, Polisi Hutan, Manggala Agni, hingga Pemerintah Pusat. Publik juga dapat memandang perincian operasional armada udara, jumlah sortie penerbangan (patroli, water bombing, dan OMC), serta volume bahan semai dan air nan telah dikerahkan.

5. Kualitas Udara Hari Ini

Subbagian ini menyediakan pemantauan akibat lingkungan melalui tingkat konsentrasi partikulat PM2.5 dan jarak pandang (visibility) di airport terdekat dari wilayah terdampak. Data ditampilkan berasas kategori akibat (seperti Sedang, Tidak Sehat, Sangat Tidak Sehat, hingga Berbahaya) untuk membantu masyarakat mengantisipasi akibat asap karhutla.

(wia/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑