Cara Cek RAM yang Benar-Benar Dipakai Windows 11

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Apakah Anda pernah merasa bahwa Windows 11 menggunakan RAM terlalu banyak, padahal ketika memandang daftar aplikasi di Task Manager, penggunaan RAM dari masing-masing aplikasi jika dijumlahkan tidak sesuai dengan nomor nan ditampilkan?

Nah ini memang sering bikin bingung guys, lantaran RAM nan digunakan Windows 11 bukan hanya berasal dari aplikasi nan sedang kita buka. Ada memory nan digunakan oleh system, driver, kernel, cache, memory compression dan beragam komponen Windows lainnya.

Tapi sebenarnya untuk mengetahui berapa RAM nan sedang digunakan oleh Windows 11 itu sendiri, ada beberapa langkah nan bisa digunakan.

Cara Cek dari Task Manager

Yang pertama dan paling umum adalah dengan melalui Task Manager, kemudian kita bisa buka pada Tab Performances > Memory

Disana kita bisa memandang info seperti In use, Available, Commited, Cache, Paged Pool dan Non-paged pool. Terkait In use, ada baiknya kita jangan langsung menganggap nomor In use sebagai RAM nan murni digunakan Windows.

Karena nomor tersebut mencakup memory nan sedang digunakan oleh Windows sekaligus aplikasi dan beragam proses lainnya.

Lalu Bagaimana Melihat RAM nan Dipakai System?

Nah untuk mengetahui perihal tersebut, kita bisa menggunakan tool lain ialah Resource Monitor (resmon), dimana tool ini bisa menampilkan perincian lebih jelas daripada Task Manager.

Caranya klik Start, kemudian ketik “resmon” dan buka aplikasi tersebut.

Nah disini Windows bakal membagi penggunaan physical memory menjadi beberapa kategori, seperti In Use, Modified, Standby dan Free, nan bisa dibilang info ini jauh lebih berfaedah untuk memahami apa nan sebenarnya terjadi dengan RAM.

Tapi tentu, apalagi dengan resmon ini, sebagian orang mungkin tetap bakal bingung sebenarnya berapa GB sih RAM nan betul benar pure dipakai Windows lantaran di resmon, tetap ada banyak aplikasi nan juga ditampilkan.

Menggunakan RAMMap

Nah solusi paling top tentu adalah dengan menggunakan RAMMap, sebuah aplikasi Sysinternals nan bisa Anda download dari laman Microsoft berikut.

Di RAMMap, kita bisa memandang penggunaan physical memory berasas kategori seperti diantaranya :

  • Process Private : memory private milik aplikasi/proses
  • Driver Locked : memory nan dikunci driver
  • Mapped File : memory untuk file nan dipetakan
  • Nonpaged Pool : memory kernel/driver nan tidak bisa dipindahkan ke disk
  • Paged Pool : memory kernel nan bisa dipindahkan
  • Session Private : memory untuk session Windows
  • File Cache : cache file
  • System PTE : struktur memory nan digunakan system dan kategori lainnya

Dari gambar contoh di atas, dengan RAMMap kita bisa memandang penggunaan RAM berasas kategori nan jauh lebih spesifik. Untuk memandang system-related memory, kita bisa menjumlahkan beberapa kategori seperti Page Table, Paged Pool, Nonpaged Pool, System PTE, Session Private, Driver Locked dan Kernel Stack.

Pada perangkat nan saya gunakan, jika kategori tersebut dijumlahkan, hasilnya berada di kisaran 2,8 GB.

Namun perlu dicatat guys, nomor 2,8 GB ini bukan berfaedah Windows 11 secara absolut hanya menggunakan 2,8 GB RAM. Karena ini lebih tepat disebut sebagai memory nan digunakan oleh beragam komponen system, kernel, driver dan memory management nan terlihat melalui kategori tersebut.

Tapi dengan nilai tersebut, kita bisa mengetahui kira kira berapa sih RAM nan dipakai murni oleh Windows, bukan berbarengan dengan proses dan aplikasi lain nan datang sebagai preinstalled OS ini.

Oleh lantaran itu, jika kita optimasi lagi sistem ini dengan beragam tool, apalagi dengan menggunakan Tiny11, bukan tidak mungkin penggunaan RAM bisa semakin ditekan lantaran banyak proses dan aplikasi nan di debloat dan dimatikan.

Nah gimana menurutmu? apakah kira kira ada metode menghitung pemakaian RAM nan lebih baik dari RAMMap?, lantaran jujur sebenarnya saya tidak menemukan nomor nan betul-betul bisa disebut sebagai RAM “murni” Windows 11, mengingat penggunaan memory Windows cukup kompleks dan saling berangkaian dengan aplikasi, driver, cache serta beragam komponen system.

Komen dibawah guys.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com