Caffino Srikandi Merdeka Cup Siap Digelar, Dua Tim Indonesia Lawan 6 Negara Asia

Sedang Trending 48 menit yang lalu
Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono (kanan), Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono (tengah), Soegiono, Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria (kiri), saat bertemu pers Caffino Srikandi Merdeka Cup di Jakarta. Foto: Dok. Srikandi Media Cup

Caffino Srikandi Merdeka Cup bakal digelar pada 14-23 Agustus 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Turnamen internasional sepak bola wanita U-16 hasil kerjasama Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PSSI ini diikuti delapan tim dari tujuh negara, ialah Indonesia (dua tim), Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.

Turnamen ini menjadi penutup rangkaian Women’s Soccer Trilogy 2026, setelah MilkLife Soccer Challenge All Stars dan HYDROPLUS Soccer League All Stars. Sebanyak 46 pemain terbaik hasil pembinaan berjenjang bakal memperkuat dua Timnas Wanita Indonesia, ialah Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara.

Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, mengatakan turnamen ini menjadi wadah bagi talenta sepak bola wanita muda Indonesia untuk mengukur keahlian di level internasional.

"Kami mau terus membangun fondasi prestasi sepak bola putri Indonesia melalui pembinaan nan berkesinambungan. Women’s Soccer Trilogy 2026 merupakan satu jalur pembinaan nan saling terhubung. Dari proses tersebut kami menjaring 56 pemain terbaik sebelum akhirnya tim pembimbing menetapkan 46 atlet untuk memperkuat dua tim. Mayoritas pemain merupakan hasil talent scouting HYDROPLUS Soccer League nan sebelumnya juga melalui proses pembinaan sejak MilkLife Soccer Challenge,” ujarnya.

Garuda Pertiwi bakal dilatih Timo Scheunemann, sedangkan Putri Nusantara ditangani Takumi Taniguchi. Kedua tim menjalani pemusatan latihan di Kudus dan Pati pada 24 Juli hingga 11 Agustus sebagai persiapan menghadapi turnamen.

"Kami sengaja menyiapkan dua tim dengan kualitas nan kompetitif agar semakin banyak pemain mendapatkan pengalaman bertanding internasional. Kami berambisi keberhasilan Timnas Putri Senior menjuarai Piala AFF Putri 2026 menjadi penyemangat bagi mereka. Apalagi turnamen ini berjalan bertepatan dengan HUT ke-81 Republik Indonesia. Semoga para pemain bisa memberikan penampilan terbaik dan mempersembahkan prestasi nan membanggakan untuk Indonesia," lanjut Teddy.

Komitmen pembinaan sepak bola putri juga didukung Caffino sebagai title partner. Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria, Soegiono, menilai kejuaraan berkepanjangan krusial untuk melahirkan pesepak bola putri berprestasi.

"Savoria Group melalui Caffino bangga dapat menjadi bagian dari Srikandi Merdeka Cup. Kami percaya lahirnya atlet berprestasi tidak hanya berjuntai pada pembinaan nan tepat, tetapi juga memerlukan kejuaraan nan berkepanjangan sebagai ruang bagi para pemain untuk terus berkembang. Kami berambisi Caffino Srikandi Merdeka Cup menjadi langkah krusial untuk melahirkan lebih banyak talenta muda nan kelak bisa mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia,” ungkapnya.

Timo Scheunemann memimpin jalannya training center tim Indonesia nan berjalan di Stadion Joyokusumo, Pati, Jawa Tengah, sebelum berkompetensi di Caffino Srikandi Merdeka Cup. Foto: Dok. Srikandi Media Cup

Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menyebut turnamen ini juga menjadi bagian krusial dari proses talent scouting Timnas Putri U-17 menuju Kualifikasi AFC U-17 2027.

"Kami mengapresiasi komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation nan secara konsisten membangun pembinaan sepak bola putri dari level usia awal hingga sekarang menghadirkan turnamen internasional. Kesempatan bertanding melawan negara lain tentu menjadi pengalaman nan sangat berbobot bagi para pemain. Turnamen ini juga menjadi salah satu arena talent scouting dalam menyiapkan skuad Timnas Putri U-17 menuju Kualifikasi AFC U-17 2027. Semakin banyak pemain nan mendapatkan menit bermain di level internasional, semakin besar pula pilihan pemain berbobot nan dapat diproyeksikan memperkuat Indonesia," ujar Vivin.

Pelatih Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, optimistis kedua tim Indonesia bisa bersaing setelah menjalani pemusatan latihan.

"Seluruh atlet berkembang dengan sangat baik selama menjalani training center. Mereka mau belajar, sigap menyerap materi, dan menunjukkan semangat nan luar biasa di setiap sesi latihan. Bekal itu menjadi modal krusial bagi kami untuk menghadapi tim-tim dari enam negara. Bermain di kandang sendiri tentu menjadi motivasi tambahan. Dengan persiapan nan sudah dilakukan, kami siap memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih gelar juara," tegas Timo.

Tim Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara menjalani training center pada 24 Juli hingga 11 Agustus 2026 di Kudus dan Pati sebagai bagian dari pemantapan strategi, fisik, serta membangun chemistry antar pemain. Foto: Dok. Srikandi Media Cup

Salah satu pemain, Ayla Dva Khala Ahisma, mengaku bangga bisa memihak Indonesia di turnamen internasional setelah menimba pengalaman di MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League.

"Rasanya bangga sekali bisa mendapat kesempatan mewakili Indonesia di turnamen internasional. Sebagian besar pemain sudah sering berjumpa saat mengikuti MilkLife Soccer Challenge maupun HYDROPLUS Soccer League, jadi chemistry kami sudah cukup terbentuk. Sekarang kami tinggal memaksimalkan materi latihan agar bisa memberikan hasil terbaik untuk Indonesia," kata pemain Cipta Cendikia FA nan meraih Best Player HYDROPLUS Soccer League All Stars 2025/2026 tersebut.

Berdasarkan hasil drawing, Garuda Pertiwi tergabung di Grup A berbareng Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi. Sementara Putri Nusantara berada di Grup B berbareng Thailand, Singapura, dan Yordania.

Juara dan runner-up masing-masing grup bakal lolos ke semifinal sebelum memperebutkan gelar juara. Selain trofi juara, bakal dipilih pula pemain berprestasi nan layak meraih penghargaan perseorangan untuk Best Player, Top Scorer, Best Goalkeeper, serta Team Fair Play.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan