Cadangan Devisa RI Naik Jadi USD146,5 Miliar pada Agustus 2026

Sedang Trending 38 menit yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |13:41 WIB

Cadangan Devisa RI Naik Jadi USD146,5 Miliar pada Agustus 2026

Cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2026 tercatat sebesar USD146,5 miliar. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2026 tercatat sebesar USD146,5 miliar, meningkat dibandingkan posisi pada akhir Juli 2026 sebesar USD145,3 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso mengatakan, peningkatan posisi persediaan devisa pada Agustus 2026 terutama dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah. Kondisi tersebut terjadi di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah nan dilakukan BI sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar finansial dunia nan tetap tinggi.

"Posisi persediaan devisa pada akhir Agustus 2026 setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor alias 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," kata Denny dalam keterangan resmi, Senin (7/9/2026).

BI menilai posisi persediaan devisa tersebut bisa mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

"Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik, didukung oleh posisi persediaan devisa nan memadai," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com