Bye-bye Taiwan! Pabrik Semikonduktor Menyebar ke Asia Pasifik, Indonesia Kebagian?

Sedang Trending 6 hari yang lalu

loading...

Survei FedEx melibatkan 478 peserta industri semikonduktor dalam SEMICON Taiwan 2026 di Taipei, Rabu-Jumat (2-4/9/2026). Foto: ist

JAKARTA - Gangguan geopolitik sekarang lebih ditakuti pelaku industri semikonduktor daripada kenaikan biaya operasional. Sebanyak 30 persen responden survei FedEx menyebutnya tantangan pertumbuhan paling signifikan, melampaui kompleksitas bea cukai dan perdagangan lintas batas.

Temuan itu tertuang dalam laporan From AI to EVs: How APAC Semiconductors Drive the Global Innovation Map nan disusun Federal Express Corporation (FedEx) berbareng Frost & Sullivan, Senin (19/10/2026). Survei digelar di SEMICON Taiwan, Taipei, 2-4 September 2026, dengan 478 peserta dari Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika Utara.

Kekhawatiran itu muncul di area nan menjadi tulang punggung industri cip dunia. Asia Pasifik menyumbang sekitar 58 persen pendapatan semikonduktor global.

Peta Produksi

Taiwan memimpin manufaktur cip canggih dengan sekitar 60 persen produksi foundry (pabrik cip pesanan) global. Korea Selatan unggul di cip memori dan Jepang memasok peralatan serta material.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews
↑