Taufik Fajar
, Jurnalis-Sabtu, 19 September 2026 |05:28 WIB

Mensos soal Desil (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono telah menerima ratusan penduduk nan berunjuk rasa di depan Kantor Kementerian Sosial, Jakarta. Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya mengenai pemeringkatan desil.
Satu per satu penduduk kemudian diberi kesempatan untuk berbincang langsung. Persoalan nan disampaikan beragam, mulai dari penduduk nan merasa desilnya terlalu tinggi dibandingkan dengan kondisi ekonomi sebenarnya, pernah menerima support tetapi tidak lagi mendapatkannya, hingga penduduk nan telah mengusulkan pembaruan melalui RT, RW, kelurahan, dan dinas sosial, tetapi belum memandang perubahan.
Mardiana, misalnya. Buruh pengupas bawang nan menghidupi tiga anak itu mengaku tercatat dalam desil 6. Dari pekerjaannya, dia mengatakan memperoleh sekitar Rp30 ribu sehari.
“Saya ini orang susah juga. Rumahnya di pinggir kali, Pak,” kata Mardiana kepada Gus Ipul, Jumat (18/9/2026).
Sri Sugiarti, penduduk Rusun Pesakih, Jakarta Barat, menceritakan bahwa dirinya telah tinggal di rusun tersebut selama sekitar 14 tahun dan mengaku belum pernah menerima bantuan. Ia sekarang berakhir berbisnis lantaran kudu merawat suaminya nan mengalami stroke “Saya sudah ke Wali Kota, Dinas Sosial. Tapi tetap enggak ada solusi. Terus solusinya bagaimana, Bapak Menteri? Tolong dibantu,” kata Sri.
Ada pula Julia nan cemas desil keluarganya nan berada pada rentang 6–10 bakal berakibat terhadap akses pendidikan anaknya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·