Bulog Baubau distribusikan 8.900 liter Minyakita tekan nilai pasar.
, BAUBAU, – Perum Bulog Cabang Baubau mendistribusikan 8.900 liter minyak goreng bungkusan merek Minyakita di Pasar Wameo, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Langkah ini diambil guna menekan lonjakan nilai minyak goreng di pasar lokal.
Pimpinan Bulog Cabang Baubau, Ritno, menyatakan pengedaran ini dilakukan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Baubau. "Distribusi ini merupakan upaya berbareng untuk menekan lonjakan nilai minyak goreng nan terjadi saat ini di pasaran," ujarnya pada Jumat malam.
Menurut pantauan Bulog, nilai Minyakita di pasar tradisional sempat mencapai Rp21 ribu hingga Rp22 ribu per liter. Sementara itu, Bulog menyalurkan komoditas ini dengan nilai Rp14.500 per liter agar pengecer dapat menjualnya sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), ialah Rp15.700 per liter.
Ritno menjelaskan, penyaluran ke pasar rakyat dan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) bermaksud memastikan kesiapan stok dan menjaga stabilitas nilai agar tetap terjangkau. "Penyaluran Minyakita ini sudah kami lakukan sejak Maret 2026. Tujuannya jelas, memastikan stok tersedia dan nilai di tingkat konsumen kembali normal sesuai HET," tambah Ritno.
Untuk menindaklanjuti nilai Minyakita nan tinggi, Bulog bakal mengoptimalkan pengedaran agar merata di seluruh pasar SP2KP nan terverifikasi. "Evaluasi berkala juga terus dilakukan untuk mengantisipasi gangguan pasokan, terutama menjelang periode peningkatan konsumsi masyarakat," ungkapnya.
Dengan pendistribusian nan masif, Bulog berambisi masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan nilai subsidi pemerintah.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·