Bukan Karena AI, Microsoft Akhirnya Akui Penyebab Windows 11 Laris

Sedang Trending 18 jam yang lalu

Selama beberapa tahun terakhir ini, bisa dibilang Microsoft dan para produsen PC cukup gencar mempromosikan AI PC sebagai argumen utama kenapa pengguna mulai beranjak ke Windows 11.

Namun kini, Microsoft akhirnya mengakui sesuatu nan sebenarnya sudah cukup lama diperkirakan banyak orang, yap, lonjakan penjualan PC Windows 11 rupanya lebih banyak didorong oleh berakhirnya support Windows 10, bukan lantaran AI alias fitur keren nan ada di Windows 11.

Microsoft Akhirnya Mengakuinya

Nah dalam laporan terbaru Microsoft menyebut bahwa penjualan Windows OEM mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, namun nan menarik adalah penjelasan mereka mengenai penyebabnya.

"Windows OEM... benefited from Windows 10 end of support."

Yang artinya, Microsoft mengakui bahwa peningkatan penjualan PC nan terjadi sebelumnya memang dipengaruhi oleh banyaknya pengguna nan membeli perangkat baru lantaran Windows 10 bakal memasuki masa End of Support, bukan semata-mata lantaran fitur AI nan ditawarkan Windows 11.

Padahal selama ini narasi nan sering muncul adalah AI PC menjadi daya tarik utama Windows 11, rupanya kebenaran dibaliknya justru berbeda.

Bahkan, baru baru ini HP juga membongkar fakta bahwa 30% pengguna perangkat mereka tetap menggunakan Windows 10 via Extended Security Update.

Windows 10 Justru Diperpanjang Lagi

Yang membikin situasi semakin menarik adalah Microsoft sekarang justru memberikan perpanjangan support Windows 10 hingga Oktober 2027 melalui program Extended Security Updates (ESU).

Baca Juga : Microsoft Diam Diam Perpanjang Dukungan Windows 10 Hingga 2027, Pengguna ESU Dapat Bonus 1 Tahun!

Bahkan Microsoft mulai mengirim email kepada pengguna Windows 10 nan berisi info bahwa mereka tetap bisa memperoleh support keamanan satu tahun lagi, nan mana tentu langkah ini membikin tekanan untuk segera beranjak ke Windows 11 menjadi jauh lebih kecil.

Nah bisa dibilang sih pengakuan Microsoft ini justru memperjelas kondisi pasar PC saat ini dimana AI memang menjadi teknologi nan menarik, tetapi bagi sebagian besar pengguna, argumen membeli laptop alias PC baru tetap sangat sederhana, ialah perangkat lama sudah tidak lagi didukung, alias mereka memerlukan perangkat nan lebih sigap untuk pekerjaan sehari-hari.

Dan mungkin inilah argumen kenapa belakangan Microsoft mulai lebih serius memperbaiki “hal-hal mendasar” di Windows 11, lantaran pada akhirnya, pengalaman menggunakan sistem operasi setiap hari tetap jauh lebih krusial dibanding sekadar hadirnya fitur AI nan belum tentu digunakan oleh semua orang.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com