Rohman Wibowo
, Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2026 |20:50 WIB

BSI (BRIS) Tebar Dividen Tunai Rp1,51 Triliun (Foto: BSI)
JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menetapkan 20 persen dari total untung bersih alias sekitar Rp1,51 triliun sebagai dividen tunai nan dialokasikan untuk para pemegang saham. Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Perseroan menekankan, alokasi finansial tersebut menjadikan dividen per lembar saham di nomor Rp32,81. Adapun besaran dividen mengalami kenaikan 44 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, dividen tunai ditetapkan 15 persen dari untung bersih alias mencapai Rp1,05 triliun, dengan besaran dividen per lembar saham senilai Rp22,78.
"Dividen untuk tahun kitab 2025 dibayarkan secara proporsional kepada setiap pemegang saham nan namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date)," kata Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Anggoro memaparkan bahwa tahun kitab 2025 BSI membukukan untung bersih Rp7,57 triliun. Sebesar 80 persen alias sejumlah Rp6,05 triliun digunakan sebagai saldo untung ditahan. Kenaikan untung BSI ditopang oleh ekspansi pembiayaan nan sehat, peningkatan biaya murah, serta percepatan digital nan mendorong efisiensi dan ekspansi jasa kepada nasabah.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·