BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Garuda di Hari Lahir Pancasila

Sedang Trending 7 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meminta maaf atas kesalahan kreasi gambar Garuda di Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 nan diunggah dalam akun media sosial instansi.

"BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf nan sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila nan telah kami bagikan," tulis BRIN dalam akun IG resmi @brin_indonesia, Senin (1/6).

BRIN menyatakan kekeliruan tersebut menjadi pelajaran ke depan untuk lebih teliti, cermat, dan berhati-hati dalam proses pembuatan serta penyebaran konten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai corak tanggung jawab dan pertimbangan internal, konten tersebut telah kami perbaiki," imbuh BRIN.

BRIN mengucapkan terima kasih atas masukan dan kontrol dari masyarakat.

"Kami menghaturkan terima kasih atas perhatian, masukan, dan kontrol dari seluruh lapisan masyarakat kepada BRIN," pungkas BRIN.

Unggahan konten BRIN nan memuat gambar Garuda menuai sorotan warganet. Publik mengkritik kreasi tersebut tak sesuai pakem lambang negara.

[Gambas:Instagram]

Salah satu sorotan adalah jumlah bulu burung Garuda. Jumlah bulu pada sayap tidak berjumlah 17 helai, bulu pada ekor tidak 8 helai, kemudian pada leher tidak 45 helai.

Selain itu, warganet juga berprasangka kreasi tersebut digunakan menggunakan kepintaran buatan (AI).

(pta)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional