BRIN: Giant Sea Wall Terlalu Berat, Bisa Tenggelamkan Pesisir Jawa!

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Niko Prayoga , Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |19:49 WIB

 Giant Sea Wall Terlalu Berat, Bisa Tenggelamkan Pesisir Jawa!

BRIN: Giant Sea Wall Terlalu Berat, Bisa Tenggelamkan Pesisir Jawa!

JAKARTA - Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Eddy Hermawan mengungkapkan kekhawatiranya terhadap ancaman tenggelamnya area pesisir (coastal area) Pulau Jawa khususnya wilayah Pantai Utara Jawa alias Pantura.

Menurutnya, pembangunan tembok laut raksasa alias giant sea wall yang saat ini tengah dicanangkan berbareng pemerintah pusat dinilai terlalu membebani tanah.

Dikatakannya, pendekatan alami sekarang mulai solusi nan lebih realistis mengenai ancaman tenggelamnya area pesisir.

"Saya bakal konsentrasi kepada gimana menyelamatkan saudara-saudara kita nan ada di sekitar coastal area. Pantai. Jangan gunakan giant wall. Karena itu beratnya minta ampun. Dia bakal menenggelamkan,” kata Eddy, Rabu (4/2/2026).

Konsep utamanya adalah mengembalikan kegunaan alam melalui sistem main loop dan pemecah gelombang alami.

Seperti contohnya menggunakan rimba mangrove sebagai penyangga (buffer) dimana daya besar dari laut tidak langsung menghantam daratan, melainkan diredam secara berjenjang melalui sistem vegetasi nan berlapis.

"Jadi gimana? Back to natural. Gimana caranya? Bikin main loop dengan lipat-lipat-lipat. Jadi gimana inisi gelombang nan begitu besar kita pecahkan itu. Inisi agar habis. Jadi kita pasang mangrove, sebagai buffer itu ya,” ucap dia.

Selain itu, aspek keselamatan masyarakat menjadi prioritas melalui langkah relokasi nan terukur. Ia mengusulkan, agar masyarakat nan tinggal terlalu dekat dengan bibir pantai bakal dipindahkan ke area nan lebih tinggi dan berjarak setidaknya 500 meter dari pantai, guna meminimalisir resiko terjangan tsunami alias rob.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com