Brimob-TNI Jaga Lokasi Bentrokan Menteng, Patroli di Jalan Tambak-Matraman Dalam

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Pasukan TNI-Polri berjaga di letak bentrok dua golongan di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Personel Brimob dan TNI tetap disiagakan di letak bentrok antar dua golongan di area Jalan Tambak dan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7). Aparat tampak melakukan patroli untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan.

Berdasarkan pantauan kumparan di lokasi, personel Brimob dan TNI terlihat beroperasi dengan melangkah kaki di sepanjang Jalan Tambak hingga area gerobak nasi uduk di Matraman Dalam nan diduga menjadi titik awal perselisihan.

Di sekitar gerobak nasi uduk itu, sejumlah personel juga berjaga di sekitar masjid dekat lokasi.

Sebelumnya, polisi menyatakan tetap mendalami penyebab bentrok nan terjadi di Jalan Tambak. Berdasarkan penyelidikan sementara, keributan diduga dipicu oleh dua orang nan menggeber sepeda motor di dekat gerobak nasi uduk hingga menimbulkan kebisingan.

Pasukan TNI-Polri berjaga di letak bentrok dua golongan di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengatakan, keduanya sempat ditegur warga, namun tidak terima dan kembali ke letak berbareng lima orang lainnya.

“Saat ini motif nan kami terima bahwasanya ada dua orang nan menggunakan kendaraan bermotor melewati jualan kita tahu berbareng ialah nasi uduk nan gerobaknya terdampak dirusak, itu lantaran menggeber-geber motornya. Sehingga knalpot tersebut membikin kebisingan, ditegur tidak terima, dan dua orang itu membujuk teman-teman lainnya sejumlah lima orang kembali ke letak nan melakukan keributan apalagi merusak di beberapa UMKM nan ada, apalagi ada penduduk nan terpukul," tuturnya kepada wartawan.

"Dan ini juga patut kami melakukan untuk gakkum agar kedua belah pihak dapat secara setara dalam proses penegakan hukum, baik sisi penduduk maupun sekelompok orang nan menjadi korban,” lanjut Reynold.

Polisi juga tetap menyelidiki apakah pelaku nan menggeber motor saat itu berada di bawah pengaruh minuman keras.

Selain itu, polisi telah mengamankan tiga orang nan diduga terlibat dalam kasus penganiayaan nan menyebabkan satu orang meninggal bumi dalam bentrok tersebut. Sebanyak 15 orang juga telah diperiksa secara intensif untuk mengusut seluruh rangkaian peristiwa nan terjadi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan