Jakarta -
Personel Brimob Polda Metro Jaya dari Batalyon C Pelopor ikut bergerak menangani kebakaran nan terjadi di area Pergudangan Sentra Kosambi, Tangerang, sore tadi. Tim SAR Brimob dikerahkan berbareng satu unit Armored Water Cannon (AWC) untuk membantu proses pemadaman sekaligus mengamankan area sekitar letak kejadian.
"Setibanya di lokasi, personel Brimob Batalyon C Pelopor berbareng personil Polsek Teluknaga langsung melakukan pengamanan perimeter dan membantu tim pemadam kebakaran menangani api," ujar Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto dalam keterangan tertulis, Minggu (9/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Henik mengatakan kebakaran berakibat pada sejumlah gedung di antaranya penyimpanan online shop, penyimpanan suku cadang kendaraan bermotor, serta penyimpanan plastik. Dia mengatakan kehadiran personel Brimob merupakan bagian dari respons sigap untuk membantu penanganan situasi darurat sekaligus memberikan rasa kondusif kepada masyarakat.
"Kami memastikan personel di lapangan dapat bergerak sigap untuk membantu proses penanganan, mengamankan lokasi, serta mencegah situasi berkembang nan dapat membahayakan masyarakat," katanya.
Henik menuturkan tim SAR Brimob juga melakukan pemantauan dan pengumpulan info di sekitar lokasi. Berdasarkan info awal dari tenaga kerja gudang, kata Henik, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik.
"Dalam proses penanganan, personel membantu tim pemadam kebakaran sekaligus menjaga perimeter agar area tetap aman," ujarnya.
Api sukses dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB tanpa ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Henik mengatakan personel Brimob lampau melakukan konsolidasi sebelum kembali ke mako setelah situasi dinyatakan kondusif dan penanganan kebakaran selesai.
"Brimob Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi dan penggunaan peralatan listrik dalam kondisi aman," kata Henik.
"Masyarakat juga diminta segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak kepolisian melalui jasa 110 agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya.
(mib/dek)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·