BRI Semarang kucurkan KUR Rp5,63 triliun hingga Maret 2026.
, SEMARANG, – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Wilayah Semarang telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp5,63 triliun hingga Maret 2026 kepada 113.246 debitur. Langkah ini menjadi bagian dari upaya BRI untuk mendukung perkembangan UMKM di wilayah tersebut.
Menurut Hery Nofriady, Kepala Regional Micro Banking BRI Wilayah Semarang, penyaluran KUR ini didominasi oleh sektor produksi dengan porsi 44,77 persen dari total penyaluran. Pada 2025, BRI mencatat penyaluran KUR sebesar Rp17,04 triliun kepada 397.070 debitur, dengan sektor produksi menyerap 49,31 persen dari total biaya nan disalurkan.
"Ini menunjukkan bahwa pembiayaan nan disalurkan BRI diarahkan untuk mendukung aktivitas upaya nan memberikan nilai tambah bagi perekonomian," ujar Hery Nofriady.
Dengan akses permodalan nan lebih mudah melalui KUR, pelaku upaya di Jawa Tengah berkesempatan meningkatkan kapabilitas usaha, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat daya saing ekonomi daerah. KUR merupakan bentuk nyata dari komitmen BRI nan sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM.
Selain menyalurkan dana, BRI juga aktif dalam pemberdayaan dan pendampingan upaya serta edukasi finansial agar para debitur dapat mengelola usahanya secara berkelanjutan. "Dengan strategi nan terfokus pada sektor produktif, BRI Regional Office Semarang optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat," tambah Hery.
Ke depan, BRI Regional Office Semarang bakal terus mendorong penyaluran KUR dengan konsentrasi pada sektor produktif dan membantu pelaku UMKM tidak hanya melalui modal usaha, tetapi juga lewat training dan program pemberdayaan lainnya. "Kami juga mengedukasi pelaku upaya untuk melek digital dan memanfaatkan platform penjualan daring," pungkasnya.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·