Taufik Fajar
, Jurnalis-Minggu, 24 Mei 2026 |13:07 WIB

BRI (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk alias BRI berbareng Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi memulai Program Desa BRILiaN 2026 melalui aktivitas Kick-Off Desa BRILiaN 2026 Batch 1 nan digelar secara daring dan diikuti secara langsung oleh peserta dari seluruh Indonesia pada Kamis (7/5/2026).
Program tersebut mengusung tema “Desa 5.0: Sinergi Teknologi dan Human-Centered Leadership dalam Membangun Future Village Ecosystem nan Berdaya serta Berkelanjutan” sebagai upaya mendorong transformasi desa melalui penguatan inovasi, teknologi, dan kapabilitas masyarakat desa.
Kick-Off Desa BRILiaN 2026 dihadiri oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI Yandri Susanto, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya, Rektor Universitas Jenderal Soedirman Akhmad Sodiq, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kemendes PDT Tabrani, serta Ketua LPPM Universitas Jenderal Soedirman Elly Tugianti.
Dalam sambutannya, Mendes PDT Yandri Susanto menyampaikan bahwa konsep “Bangun Desa, Bangun Indonesia” adalah upaya memperkuat pilar ekonomi kerakyatan, di mana desa tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi subjek alias penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Hal tersebut selaras dengan Program Desa BRILiaN nan tidak sekadar program pelatihan, tetapi merupakan aktivitas transformasi desa menuju ekosistem nan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap berakar pada kekuatan sosial dan budaya lokal.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa Program Desa BRILiaN 2026 merupakan inisiatif pemberdayaan desa berbasis social entrepreneurship dan inkubasi nan bakal dilaksanakan dalam dua batch sepanjang Mei hingga November 2026.
Program tersebut dirancang untuk memperkuat kapabilitas desa agar bisa berkembang lebih adaptif dan berkekuatan saing di tengah transformasi digital.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·