BRI Life Bayar Klaim & Manfaat Rp 1,17 T di Kuartal I-2026

Sedang Trending 4 minggu yang lalu
Jakarta -

PT Asuransi Jiwa BRI Life mencatatkan total pembayaran klaim dan faedah mencapai Rp 1,17 triliun pada kuartal I-2026. Angka ini menurun 2,4% secara year-on-year (yoy) jika dibandingkan periode nan sama tahun 2025 sebesar Rp 1,20 triliun.

Direktur Operasional BRI Life Andrew Bain menyampaikan capaian ini merupakan sinyal positif terhadap kesehatan upaya perusahaan. Hal ini juga mencerminkan keberhasilan BRI Life dalam pengelolaan seleksi akibat nan lebih ketat dan efektif, serta senantiasa menjaga kualitas portofolio pengguna nan lebih sehat sepanjang periode berjalan.

"Kami terus memperkuat tata kelola akibat dan seleksi portofolio agar pembayaran klaim tetap optimal tanpa mengorbankan pelayanan. Rasio klaim dan faedah di kuartal I tahun 2026 nan terjaga dan lebih rendah dibandingkan industri asuransi jiwa Indonesia, adalah gambaran kesehatan portofolio dan kepercayaan nasabah," kata Andrew dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andrew menambahkan, penurunan klaim year on year sebesar 2,4% tidak lepas dari strategi underwriting nan disiplin dan pengelolaan portofolio nan selektif. Ia menyebut BRI Life mau memastikan setiap premi nan dibayar pengguna kembali dalam corak perlindungan nan tepat guna"

Menurut Andrew, salah satu kekuatan upaya BRI Life adalah memastikan kapabilitas perusahaan untuk melakukan pembayaran klaim dan faedah kepada nasabah. BRI Life bakal terus konsentrasi pada perlindungan nasabah, melalui produk nan relevan dan proses klaim nan cepat, transparan, serta sesuai ketentuan.

Rasio Klaim Terjaga di Bawah Rata-Rata Industri

Pencapaian keahlian positif dari klaim dan faedah ini semakin diperkuat dengan capaian rasio klaim dan faedah BRI Life nan berada jauh di bawah rata-rata industri asuransi jiwa. Pada Kuartal I 2026, rasio klaim industri tercatat sebesar 78,2%, sementara BRI Life sukses menjaga rasio klaim dan faedah di level 48,9%.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata rasio klaim industri asuransi jiwa, perihal ini menunjukkan efisiensi operasional dan komitmen BRI Life dalam menjaga keberlanjutan faedah bagi nasabah. Selain itu juga membuktikan, BRI Life mempunyai tingkat ketahanan finansial nan sangat kuat dalam menghadapi dinamika pasar.

Saat ini kepemilikan saham utama alias kebanyakan dimiliki oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, dengan komposisi saham sebesar 51%, FWD Management Holdings Limited sebagai mitra 43,96%, dan pemegang saham lainnya adalah Yayasan Kesejahteraan Pekerja (YKP) BRI 5,04%.

BRI Life berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan optimal kepada pengguna dengan tetap menjaga kesehatan finansial perusahaan. Ke depan, BRI Life bakal terus memperkuat tata kelola akibat dan meningkatkan kualitas jasa klaim guna memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pemegang polis.

"Pencapaian ini adalah hasil dari komitmen kami untuk memberikan perlindungan maksimal kepada nasabah, serta tetap menjaga keberlanjutan bisnis. Dengan rasio klaim dan faedah nan jauh di bawah rata-rata industri, BRI Life membuktikan diri sebagai mitra perlindungan nan terpercaya dan mempunyai pengelolaan finansial nan sangat sehat," tutup Andrew.

(ily/ara)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance