BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Mencapai 59 Juta Usaha Tahun 2023

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
 Jumlah UMKM di Indonesia Mencapai 59 Juta Usaha Tahun 2023 Peluncuran SAPA UMKM untuk memperkuat jasa satu pintu UMKM Nasional(Dok.Kementerian UMKM)

PEMERINTAH resmi meluncurkan Sistem Aplikasi Pelayanan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (SAPA-UMKM), sebuah platform jasa terpadu satu pintu nan dirancang untuk memperkuat ekosistem UMKM nasional secara terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan. Soft launching berjalan di Kantor Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Kamis (21/5). Acara ini dihadiri oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf, Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. 

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa kebangkitan ekonomi sebuah bangsa sangat berjuntai pada kekuatan UMKM. 

“Sekarang tanggungjawab kita membangun entrepreneur. Tidak ada satu pun negara nan kuat tanpa upaya nan kuat. Makin kuat UMKM-nya, di situlah negara ditopang. SAPA-UMKM adalah revolusi digital untuk pengembangan upaya mini menengah Indonesia,” jelasnya pada aktivitas Soft Launching SAPA-UMKM di Jakarta, Kamis (21/5). 

Sementara itu, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menekankan pentingnya penguatan info UMKM untuk mendukung perumusan kebijakan nan lebih efektif dan tepat sasaran.

“SAPA-UMKM adalah sebuah sistem di mana kita bisa mengetahui pembaruan seluruh perkembangan pengusaha mikro, kecil, dan menengah di tanah air kita,” ujar Maman. Menurutnya, SAPA-UMKM dirancang dengan menyatukan data, layanan, hingga akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia, serta dapat dimanfaatkan berbareng antarinstansi pemerintah. 

59 Juta UMKM

Pada kesempatan nan sama, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa BPS mencatat jumlah UMKM di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 59 juta usaha. 

“Menurut info terpadu UMKM, hasil kerja sama antara BPS dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) pada tahun 2022 dan 2023, tercatat ada 30,2 juta UMKM non-pertanian. Berdasarkan  Sensus Pertanian 2023, terdapat sekitar 29 juta UMKM pertanian. Sehingga, kira-kira totalnya saat ini adalah 59 juta UMKM pertanian dan non-pertanian,” ujar Amalia.

Amalia mengapresiasi peluncuran SAPA-UMKM nan dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem info dan statistik nasional nan terintegrasi.

“SAPA-UMKM ini bakal menjadi sumber info nan luar biasa bagi BPS, terutama dalam penghitungan PDB (Produk Domestik Bruto,red) alias pertumbuhan ekonomi, pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), serta menjadi pelengkap dalam menghasilkan statistik-statistik lain di BPS,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amalia menilai peluncuran SAPA-UMKM menjadi momentum strategis menjelang penyelenggaraan lapangan Sensus Ekonomi 2026  sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. UMKM sendiri diperkirakan bakal menjadi golongan upaya terbesar dalam populasi upaya nan didata pada Sensus Ekonomi 2026. (RO/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia