BPS Catat Inflasi September 2026 Sebesar 0,30 Persen

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Kamis, 01 Oktober 2026 |11:43 WIB

BPS Catat Inflasi September 2026 Sebesar 0,30 Persen

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono Soal Laju Inflasi di September 2026. (Foto: Okezone.com/IMG)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,30 persen secara bulanan (month-to-month/m-to-m) pada September 2026. Realisasi ini tecermin dari kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari level 111,97 pada Agustus 2026 menjadi 112,31 pada September 2026.

Dengan capaian tersebut, tingkat inflasi tahun almanak (year-to-date/y-to-d) berada di posisi 2,17 persen, sementara laju inflasi secara tahunan (year-on-year/y-on-y) September 2026 mencapai 3,28 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan golongan makanan, minuman, dan tembakau menjadi motor utama pendorong inflasi bulanan pada September 2026 dengan laju inflasi sebesar 0,88 persen serta memberikan andil inflasi sebesar 0,26 persen.

“Komoditas nan dominan menyumbang inflasi pada golongan makanan, minuman, dan tembakau adalah cabe rawit dengan andil inflasi sebesar 0,08 persen, cabe merah dengan andil inflasi 0,06 persen, daging ayam ras dengan andil inflasi 0,05 persen, beras dengan andil inflasi 0,03 persen, telur ayam ras dengan andil inflasi 0,02 persen, dan kangkung dengan andil inflasi 0,01 persen,” jelas Ateng dalam konvensi pers BPS di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Jika dilihat berasas komponen pembentuknya, komponen nilai bergolak (volatile food) mencatat inflasi sebesar 1,46 persen dengan andil 0,24 persen, sedangkan komponen inti (core inflation) mengalami inflasi sebesar 0,10 persen dengan andil 0,06 persen.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin finance lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑